Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Dana BOS Tak Cukup, Siswa SD di Parigi Moutong Tetap Harus Beli Buku LKS

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
15 Agustus 2025
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
15 Desember 2025
Dana BOS Tak Cukup, Siswa SD di Parigi Moutong Tetap Harus Beli Buku LKS

Aset Foto : Media Indonesia

PARIGI MOUTONG – Karena tidak tertalangi dalam pembiayaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), para siswa sekolah dasar di Kabupaten Parigi Moutong terpaksa harus membeli sendiri buku LKS.

Buku lembar kerja siswa (LKS) merupakan salah satu instrumen pembelajaran bagi para siswa di rumah, selain masuk dalam kategori penunjang pembelajaran, seharusnya pengadaan bukunya masuk dalam pembiayaan BOS.

Hanya saja, hingga masuk dalam tahun pembelajaran 2025-2026, masih didapatkan dihampir semua sekolah dasar daerah ini memperoleh bukunya dengan cara membeli langsung.

Kondisi ini tentunya tidak sejalan dengan program pemerintah pusat termasuk program pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yakni pemberlakukan sekolah gratis.

Baca Juga

Disdikbud Parigi Moutong Percepat Penyaluran Seragam Sekolah Gratis untuk 14.125 Siswa Baru

Hardiknas 2026, Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Akses PAUD dan SD di Parigi Moutong Meningkat, Fondasi Pendidikan Dasar Dinilai Menguat

Walaupun harga beli buku ada dikisaran Rp.15 ribu hingga Rp.20 ribu, namun karena jumlah pembelian harus disesuaikan dengan mata pelajaran, maka hampir dipastikan membebani siswa.

Seperti informasi yang dihimpun Songulara.com, hampir semua sekolah dasar menerapkan sistem beli buku LKS. Walaupun tidak menjadi kewajiban terkait pembeliannya, namun diperkirakan seluruh orang tua siswa melakukan pembelian.

Kabid Manajemen SD Dinas Pendidikan Parigi Moutong, Ibrahim, yang dikonfirmasi membenarkan bahwa masih ada proses jual beli buku LKS dihampir semua sekolah dasar di Parigi Moutong.

Kepala Bidang Manajemen SD, Dinas Pendidikan Parigi Moutong, Ibrahim. IST

Kondisi tersebut terjadi karena anggaran dana BOS yang diperuntukkan kurang lebih Rp.900 ribu persiswa setiap tahunnya tidak memungkinkan untuk menalangi pembelian buku LKS.

“Kami sudah menerima informasi seputar pembelian buku LKS itu, karena memang mereka (sekolah) melaporkan hal tersebut kepada kami. Pembelian buku LKS terpaksa dilakukan karena hingga sekarang dana BOS yang ada tidak mampu mengakomodir semua pembiayaan sekolah termasuk pembiayaan buku LKS,” ujar Ibrahim kepada Songulara.com, Rabu (13/08/2025).

Terkait dengan laporan tersebut, pihaknya juga telah melaporkan ke pimpinan, dalam hal ini kepala dinas hingga ke Bupati Parigi Moutong.

“Pak Bupati sudah mendengarkan laporan serta memerintahkan ke kami untuk menginventaris apa-apa saja pungutan di sekolah untuk bisa diakomodir pembiayaannya kedepan. Karena juga terkait dengan upaya pencanangan program sekolah gratis Pemda Parigi Moutong,”.

“Insya Allah kedepan beberapa kekurangan yang ada akan bisa teratasi, termasuk diantaranya buku LKS,” terangnya. Klid

Tag: Dana BosDisdik Parigi MoutongLembar Kerja Siswa (LKS)Sekolah Dasar (SD)
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Ganti Nama Penerima, Penyaluran Beras Bantuan Pangan oleh Dinsos di Keluhkan

Sesudah

SUPER PKB Didorong Jadi Terobosan Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan

TerkaitPostingan

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026
350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026

Pilihan Editor

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
17 IPR Segera Diserahkan, Erwin Tegaskan Izin Bisa Dicabut Jika Kewajiban Diabaikan

17 IPR Segera Diserahkan, Erwin Tegaskan Izin Bisa Dicabut Jika Kewajiban Diabaikan

27 Agustus 2026
Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

26 Agustus 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In