Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Petugas Sampah DLH Gelar Aksi Mogok Kerja

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
7 Januari 2025
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
10 April 2025
Petugas Sampah DLH Gelar Aksi Mogok Kerja

Mogok Kerja Petugas Sampah DLH Parigi Moutong. IST

PARIGI MOUTONG – Petugas sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong melakukan aksi mogok kerja sejak Senin, 6 Januari 2024.

Sejumlah armada pengangkut sampah mulai dari kendaraan roda tiga hingga lima unit truk tak lagi beroperasi seperti hari biasanya, dan tampak terparkir di depan Kantor DLH Parigi Moutong.

Menurut Pengawas Lapangan Pengangkutan Sampah, Farlan, aksi mogok kerja dipicu hasil pengumuman seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).

Dari 29 petugas sampah yang mengikuti ujian PPPK, kata dia, yang dinyatakan lulus penuh waktu hanya sembilan orang, sementara sisanya paruh waktu.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

“Dengan adanya pengumuman hasil ujian PPPK tadi, berpengaruh pada semangat dan kinerja para petugas sampah. Yang penuh waktu dan paruh waktu sudah pisah,” jelas Farlan ditemui di Parigi, Selasa, 7 Januari 2024.

Ia mengatakan, memang dalam seleksi PPPK tahun ini terdapat formasi untuk petugas sampah. Hanya saja, informasi soal pegawai paruh waktu tidak tersosialisasi dengan baik.

Sehingga, para petugas sampah beranggapan ketika dinyatakan lulus, tak ada lagi perbedaan berkaitan dengan jam kerja tersebut.

“Sebagai pengawas lapangan, saya harap ini dapat menjadi perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, agar seluruh petugas sampah yang mengikuti ujian bisa lulus PPPK penuh waktu,” imbuhnya.

Menanggapi itu, Kepala DLH Parigi Moutong Mariam Tagunu menjelaskan, formasi yang dibuka dalam seleksi PPPK 2024, tidak sesuai dengan jumlah petugas sampah di dinasnya.

“Mereka itukan jumlahnya 30 lebih dengan yang ada di kantor. Sementara formasi yang terbuka kurang lebih 13,” ungkapnya.

Menyikapi persoalan ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Parigi Moutong.

Bahkan, menanyakan ke BKPSDM Parigi Moutong terkait mengganti petugas sampah yang dinyatakan lulus paruh waktu dengan panuh waktu, jika kinerjanya lebih baik.

“Jawaban pihak BKPSDM tidak boleh. Intinya, semua ini terjadi karena formasi yang tidak cukup,” tegasnya.

Ia berharap, para petugas sampah yang melakukan aksi mogok kerja untuk bersabar, dan dapat kembali bekerja seperti biasanya.

Sebab, jika aksi mogok kerja terus dilakukan karena hasil pengumuman seleksi PPPK ini, pihaknya tidak dapat membayarkan gaji para petugas sampah tersebut.

“Kami sudah berupaya. Tetapi memang formasi petugas sampah hanya ada di OPD kami,” pungkasnya. *theopini

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

DLH Parigi Moutong Terima Aduan Pembukaan Tiga Lokasi Tambang Emas Ilegal

Sesudah

30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

TerkaitPostingan

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026
350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026

Pilihan Editor

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

26 Agustus 2026
Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

26 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In