Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Featured

Survei Kesehatan Indonesia Dimulai, Sekda Parimo Lepas 24 Enumerator

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
14 Agustus 2023
A A

PARIGI MOUTONG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, memulai Survei Kesehatan Indonesia (SKI), ditandai dengan pelepasan 24 enumerator untuk mengetahui status kesehatan masyarakat.

24 enumerator tersebut, dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, Zulfinasran A Tiangso di kantor Bupati, pada Senin, 18 Agustus 2023.

“Survei kesehatan ini, sama seperti yang pernah dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebelumnya,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Parimo, Astar Baturangka, di Parigi, Senin, 14 Agustus 2023.

Baca Juga

Tinjau Asrama Mahasiswa di Palu, Bupati Erwin Siapkan Anggaran Perbaikan Fasilitas

Candra Setiawan Yakin Nahkodai PKB Parigi Moutong

Pemda Parigi Moutong Minta PETI Stop Sementara, Tunggu IPR Rampung

Dia mengatakan, enuamerator akan melakukan pendataan ibu hamil, balita, pengukuran Stunting, dan masalah Kesehatan Lingkungan (Kesling), yang berkaitan dengan pembuangan sampah serta pembuangan air limbah.

Selain itu, pendataan juga akan difokuskan pada pengukuran gizi, penyakit menular, dan penyakit tidak menular lainnya.

Setelah enuamerator melakukan survei, hasil pendataan akan dijadikan tolak ukur penyusunan program dan kegiatan di Kemenkes.

“Enuamerator berjumlah 24 orang, dibagi enam tim berdasarkan block sensus, mulai dari arah Sausu sampai Moutong,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Parimo, Zulfinasran A Tiangso berharao, tim enumarator yang melakukan survei kesehatan di wilayah setempat, mendapatkan data yang riliable dan valid. Sehingga, bisa dianalisis untuk penyusunan program kesehatan di Kabupaten Parimo.

Ia pun berpesan kepada para enumerator tidak menggunakan bahasa ilmiah saat melakukan survei, agar masyarakat mudah memahami.

“Gunakanlah bahasa yang gampang dipahami masyarakat setempat. Kalau bisa gunakan bahasa lokal atau daerah, untuk mengindari jangan sampai ada pemahaman yang beda,” pungkasnya. *TheOpini

 

ShareTweet
Previous Post

Kuasa Hukum Korban Berharap Berkas Perkara Pelaku Asusila di Parimo Segera P21

Next Post

Pengurus PBVSI Parimo Resmi Dilantik

Artikel Lainnya

Tinjau Asrama Mahasiswa di Palu, Bupati Erwin Siapkan Anggaran Perbaikan Fasilitas

Tinjau Asrama Mahasiswa di Palu, Bupati Erwin Siapkan Anggaran Perbaikan Fasilitas

6 Mei 2026
Candra Setiawan Yakin Nahkodai PKB Parigi Moutong

Candra Setiawan Yakin Nahkodai PKB Parigi Moutong

5 Mei 2026
Pemda Parigi Moutong Minta PETI Stop Sementara, Tunggu IPR Rampung

Pemda Parigi Moutong Minta PETI Stop Sementara, Tunggu IPR Rampung

5 Mei 2026
Banyak Pernikahan Tak Tercatat, Pemkab Parigi Moutong Gandeng Pengadilan Agama Perluas Akses Hukum

Banyak Pernikahan Tak Tercatat, Pemkab Parigi Moutong Gandeng Pengadilan Agama Perluas Akses Hukum

4 Mei 2026
RSUD Anuntaloko Berbenah, Rp19,2 Miliar Utang Obat Diselesaikan dalam Empat Bulan

RSUD Anuntaloko Berbenah, Rp19,2 Miliar Utang Obat Diselesaikan dalam Empat Bulan

4 Mei 2026
Minim Fasilitas, SDK Terpencil Ogolau Diverifikasi Tim Kemendikdasmen

Minim Fasilitas, SDK Terpencil Ogolau Diverifikasi Tim Kemendikdasmen

4 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Tinjau Asrama Mahasiswa di Palu, Bupati Erwin Siapkan Anggaran Perbaikan Fasilitas

Tinjau Asrama Mahasiswa di Palu, Bupati Erwin Siapkan Anggaran Perbaikan Fasilitas

6 Mei 2026
Candra Setiawan Yakin Nahkodai PKB Parigi Moutong

Candra Setiawan Yakin Nahkodai PKB Parigi Moutong

5 Mei 2026
Pemda Parigi Moutong Minta PETI Stop Sementara, Tunggu IPR Rampung

Pemda Parigi Moutong Minta PETI Stop Sementara, Tunggu IPR Rampung

5 Mei 2026

Terpopuler

  • Lansia di Balinggi Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Mangga

    Lansia di Balinggi Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Mangga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banyak Pernikahan Tak Tercatat, Pemkab Parigi Moutong Gandeng Pengadilan Agama Perluas Akses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Anuntaloko Berbenah, Rp19,2 Miliar Utang Obat Diselesaikan dalam Empat Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Parigi Moutong Minta PETI Stop Sementara, Tunggu IPR Rampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Candra Setiawan Yakin Nahkodai PKB Parigi Moutong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In