Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

BPBD Parigi Moutong Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
12 Juni 2023
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
12 Juni 2023

PARIGI MOUTONG – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong memperpanjang 14 hari ke depan status tanggap darurat bencana banjir bandang di Kecamatan Balinggi dan Torue.

“Hari ini batas tanggap darurat, dan diperpanjang 14 hari ke depan mulai 13 hingga 26 Juni 2023,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong Amiruddin di Parigi, Senin, 12 Juni 2023.

Menurutnya, perpanjangan masa tanggap darurat bencana dilakukan, karena mempertimbangkan berbagai faktor, salah satunya situasi yang belum kembali sepenuhnya pulih.

Apalagi, kata dia, pada Minggu, 10 Juni 2023 banjir susulan terjadi, namun tidak menimbulkan dampak.

Baca Juga

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

Banjir Avulua, PKS Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Data Kebutuhan Warga

Sehingga, masa perpanjangan akan difokuskan pada penanganan infrastruktur, khususnya normalisasi sungai dan perbaikan tanggul saluran air.

“Dengan masa tanggap darurat 14 hari tidak mencukupi untuk normalisasi sungai. Dibutuhkan waktu yang cukup panjang. Dengan pertimbangan itu, maka pemerintah memperpanjang masa tanggap darurat,” jelasnya.

Amiruddin memaparkan, dari dampak bencana banjir di dua kecamatan tersebut, sekitar 816 meter tanggul dan alur alam mengalami kerusakan, yang membutuhkan penanganan serius.

Sebab, alur alam dan saluran irigasi sangat dibutuhkan warga, untuk mengairi areal persawahan. Apalagi petani saat ini sedang berada di musim tanam.

“Sekitar 386 hektare kebun dan sawah rusak akibat dampak banjir pada 29 Mei 2023. Saat ini material lumpur dan kayu masih berserakan. Ini juga butuh penanganan serius karena material kayu harus di keluarkan dari sawah,” tukas Amiruddin.

Dari hasil peninjauan yang dilakukan, ditemukan sejumlah titik tanggul dan aliran sungai mengalami jebol, sehingga butuh penanganan cepat dan terukur.

“Kami juga tetap melayani pemenuhan dasar korban bencana, dan hingga saat ini sekitar 41 jiwa dari 12 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Catur Karya, Kecamatan Balinggi masih mengungsi,” pungkasnya.*

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Alami Banjir Berulang, BNPB Minta Pemda Parigi Moutong Cari Solusi Tepat

Sesudah

Warga Toboli Laporkan Pengrusakan Mangrove ke DLH Parigi Moutong

TerkaitPostingan

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

26 Agustus 2026
Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

26 Agustus 2026
Banjir Avulua, PKS Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Data Kebutuhan Warga

Banjir Avulua, PKS Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Data Kebutuhan Warga

26 Agustus 2026
Bupati Erwin: Kesiapsiagaan Bencana Harus Dibangun Sebelum Bencana

Bupati Erwin: Kesiapsiagaan Bencana Harus Dibangun Sebelum Bencana

22 Agustus 2026
Lepas Kontingen POPDA, Erwin Burase Tekankan Sportivitas dan Karakter Atlet

Lepas Kontingen POPDA, Erwin Burase Tekankan Sportivitas dan Karakter Atlet

22 Agustus 2026
40 WNA Terdeteksi di Parigi Moutong, Imigrasi Telusuri Dugaan Aktivitas Pertambangan

40 WNA Terdeteksi di Parigi Moutong, Imigrasi Telusuri Dugaan Aktivitas Pertambangan

21 Agustus 2026

Pilihan Editor

Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

26 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 39 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

20 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 43 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

19 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 168 km BaratLaut MALUKUBRTDAYA

24 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 38 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

24 Agustus 2026

Artikel Terkini

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

26 Agustus 2026
Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

26 Agustus 2026
Banjir Avulua, PKS Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Data Kebutuhan Warga

Banjir Avulua, PKS Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Data Kebutuhan Warga

26 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 108 km BaratDaya TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

25 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 168 km BaratLaut MALUKUBRTDAYA

24 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In