Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Come Aimo Equator 10K, Lomba Lari di Dua Belahan Bumi

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
14 Oktober 2019
A A

PARIGI MOUTONG – Sebagai bagian dari Festival Teluk Tomini (FTT), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong akan menggelar kegiatan Come Aimo Equator Run 10K, yang akan dihadiri sejumlah pelari dari mancanegara.

Sayangnya, tidak dijelaskan pelari dari negara mana saja yang akan ikut pada lomba itu. Kegiatan tersebut mengambil titik start dari dari Desa Tada Kecamatan Tinombo Selatan dan finish di titik nol derajat, Tugu Equator di Desa Khatulistiwa Kecamatan Tinombo Selatan.

Kadisporapar Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinachri Ahmad, SSTP

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinachri Ahmad menjelaskan, waktu pelaksanaan akan dimulai pada Pukul 05.30 Wita dan ketetapan waktu pelaksanaan telah disepakakati bersama pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) di tingkat nasional maupun di tingkat provinsi.

Baca Juga

Ini Juara Lari 10K TINOMBO

Atlit Asal Sigi Raih Juara 1 Atletik 5K Kategori Pelajar

Sekab Pimpin Rapat Kejurda Atletik dan Open Paralayang Tinombo

“Sesuai standar PASI, waktu pelaksanaan harus dimulai sedini mungkin agar peserta lomba tidak terlalu panas, apalagi lokasi lomba tepat berada di garis  katulistiwa yang sudah kita ketahui seperti apa suhunya udaranya,” jelas Zulfinachri dihadapan Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Parigi Moutong, di rujab bupati pada rapat koordinasi persiapan Come Aimo Equator Run 10 K, Senin (14/10).

Zulfinachri menambahkan, pada Equator Run 10K kali ini akan melibatkan 15 orang pengurus PASI Provinsi Sulteng. Dan diuraikannya, para pelari akan melintasi jalur trans sulawesi dengan view persawahan.

“Sudah ada empat orang pelari dari luar negeri yang telah mendaftar ke panitia. Dan ditargetkan sampai H-2 pendaftar mencapai 1.000 orang,” ujarnya optimis.

Selain pelari profesional, Zulfinachri juga menyebutkan keterlibatan pelari amatir yang berasal dari utusan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebanyak 10 orang pelari. Utusan setiap desa 1 orang pelari serta pelari dari pelajar SMA se-Parigi Moutong.

Tags: Come Aimo Equator Run 10 KLomba LariPersatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI)
ShareTweet
Previous Post

Air Terjun Tujuh Bidadari Boloung, Surga Tersembunyi di Parigi Moutong

Next Post

Dukung Adipura, BPR Lokadana Utama Bantu Kendaraan Pengangkut Sampah

Artikel Lainnya

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

13 Februari 2026
Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

13 Februari 2026
DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

13 Februari 2026
Kunjungan Menteri Transmigrasi ke Parigi Moutong Ditunda, Lima Kecamatan Akan Jadi Kawasan Transmigrasi

Kunjungan Menteri Transmigrasi ke Parigi Moutong Ditunda, Lima Kecamatan Akan Jadi Kawasan Transmigrasi

13 Februari 2026
Gerakan Tanam Jagung di Lobu Mandiri, Bupati Erwin Dorong Lahan Tidur Produktif

Gerakan Tanam Jagung di Lobu Mandiri, Bupati Erwin Dorong Lahan Tidur Produktif

12 Februari 2026
Perkuat Tata Kelola Pesisir, Pemkab Parigi Moutong Gelar FGD Ekonomi Biru

Perkuat Tata Kelola Pesisir, Pemkab Parigi Moutong Gelar FGD Ekonomi Biru

12 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

13 Februari 2026
Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

13 Februari 2026
DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

13 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In