Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Penderita Gangguan Jiwa Masih Digaji, Arif : Pansus Sudah Tindaklanjuti

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
17 Juni 2019
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
17 Juni 2019

PARIGI MOUTONG- Kinerja Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Parigi Moutong pada tahun 2018 mendapat catatan buruk dari Badan Pemeriksa  Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tengah. Salah satu tugas BKPSDM yang menjadi catatan buruk BPK adalah penginputan database pegawai melalui aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SAPK) yang tidak akurat. Data yang tidak akurat ini mengakibatkan kelebihan pembayaran tunjangan pegawai bernilai puluhan juta. Bahkan berdasarkan hasil pengujian BPK menunjukkan terdapat realisasi pembayaran belanja pegawai atau gaji senilai Rp138,9 juta kepada penderita gangguan jiwa inisial AL. Uang itu diberikan kepada AL sejak Januari 2016 sampai Desember 2018. Pembayaran gaji itu menjadi temuan BPK karena penderita gangguan jiwa dianggap pegawai tidak sah.

Berdasarkan temuan BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah, diketahui AL sebelumnya adalah guru PNS di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera, Provinsi Maluku Utara. Pada tahun 2004, AL atas upaya saudaranya inisial SAF, pindah bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Namun, AL hanya aktif bekerja selama sepekan saja karena sering marah-marah selama tinggal di Kabupaten Parigi Moutong. Akhirnya atas kesepakatan keluarganya, SAF membawa AL pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Luwu. Meski tidak lagi menjalankan tugas sebagai PNS di Kabupaten Parigi Moutong, ternyata AL masih mendapat gaji. Pada tahun 2013, SAF mengambil gaji tunai AL pada bendahara sekretariat. Bahkan AL memiliki buku rekening bank lengkap dengan kartu ATM.

Pada saat pendataan e-PUPNS tahun 2015, SAF tidak menemukan berkas-berkas kepegawaian AL. Sehingga sejak tahun 2016, data kepegawaian AL telah terhapus di BKN. Atas kondisi tersebut, SAF berharap status kepegawaian AL dapat berubah menjadi pensiun. Namun, tidakpernah ada permintaan berkas dari BKPSDM untuk memproses pensiun AL. Kondisi ini mengakibatkan adanya pembayaran gaji pegawai yang tidak sah dari Januari 2016 sampai Desember 2018 senilai Rp138,9 juta.

Atas hal itu, BPK merekomendasikan kepada bupati agar mempertanggungjawabkan kelebihan pembayaran gaji dan tunjangan pegawai atas nama AL minimal Rp138,9 juta dengan menyetor ke kas daerah.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

Sementara, Panitia Khusus (Pansus) DPRD yang dikomandoi I Made Yastina, sejak beberapa hari ini, telah membahas dan meminta keterangan dari instansi terkait menyangkut hal itu.
Salah seorang anggota Pansus, Arif Alkatiri, mengaku heran dan turut mempertanyakan, kenapa hal itu bisa terjadi.

“Kita juga heran. Apalagi anggaran yang dibayarkan itu cukup besar. Intinya, Pansus sudah tindaklanjuti dan sementara bahas. Nanti kita akan mengeluarkan rekomendasi menyangkut hal itu termasuk temuan BPK lainnya. Masih banyak temuan BPK yang perlu disikapi. Bahkan ada masalah lain yang belum masuk dalam LHP BPK, akan kita pertanyakan,” kata anggota DPRD dari Partai Hanura ini. IWAN

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Bupati Minta Petugas RSUD Anuntaloko, Utamakan Selamatkan Nyawa Pasien Kemudian Urusan Administrasi

Sesudah

Inspektorat Diminta Buka Ruang Pelaporan Via Elektronik

TerkaitPostingan

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Disdikbud Parigi Moutong Percepat Penyaluran Seragam Sekolah Gratis untuk 14.125 Siswa Baru

Disdikbud Parigi Moutong Percepat Penyaluran Seragam Sekolah Gratis untuk 14.125 Siswa Baru

29 Juli 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Rahmawati M. Nur Dorong Pembenahan Drainase Kota Parigi Masuk Prioritas Pembangunan

Rahmawati M. Nur Dorong Pembenahan Drainase Kota Parigi Masuk Prioritas Pembangunan

29 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In