Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Warga Keluhkan Aktifitas Pengambilan Batu dan Pasir di Torue

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
7 Februari 2019
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
7 Februari 2019

PARIGI MOUTONG – Puluhan rumah warga di Dusun 3 Tokasa Desa Tanalanto Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong, terancam terkena dampak abrasi sungai akibat aktifitas perusahaan, untuk pengambilan materian berupa batu dan pasir.

Parahnya, para petani yang memiliki lahan perkebunan diseberang sungai tak lagi dapat mengangkut hasil produksinya dalam jumlah banyak, karena satu-satunya kendaraan yang dapat digunaan yakni, kendaraan roda dua.

Padahal sebelumnya, kendaraan roda empat dapat menembus perkebunan warga, namun tak lagi dapat dilalui karena tepian sungai yang diduga sengaja dikeruk menggunakan alat berat ada proses pengambilan material.

Berdasarkan pantauan media ini, saat memasuki Dusun Tokasa terlihat aktifitas truk yang lalu-lalang keluar masuk dari areal sungai. Sementara kondisi sungai saat ini cukup mengkhawatirkan, pasalnya tepian sungai tak lagi seperti beberapa sungai pada umumnya. Sungai terlihat sangat melebar serta terlihat dalam, dan hanya berjarak beberapa meter dari pemukiman warga.

Baca Juga

Vaksinasi Rabies Gratis Digelar Sepanjang September di Parigi Moutong

Alokasi Revitalisasi Sekolah Parigi Moutong Naik, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 77 km Tenggara CILACAP-JATENG

Warga Dusun 3 Tokasa, Agus Tang kepada Songulara mengatakan, aktifitas perusahaan dalam melakukan pengambilan batu dan pasir sesungguhnya sudah sejak lama dikeluhkan. Apalagi, pada tahun 2017 silam pihak perusahaan yang diketahunya yakni, KMP Ravadi sempat menggunakan alat berat saat melakukan aktifitasnya.

Keluhan tersebut kata dia, sempat dikemukan warga setempat kepada pemerintah Desa Tanalanto Kecamatan Torue, namun hingga kini belum mendapatkan perhatian serius.

“Sempat disampaikan, tapi belum mendapatkan tanggapan yang serius dari pemerintah desa,” kata dia saat ditemui, Rabu (7/2).

Bahkan salah satu jalur kantong produksi di desa tersebut nyaris terputus akibat terjadinya pengikisan di sepanjang aliran sungai.

Menurut dia, selain pihak perusahaan diketahui ada juga pihak lain yang melakukan pengambilan material. Tetapi yang gencar mengambil material adalah pihak perusahaan.

Senada dengan itu, ditemui ditempat terpisah salah seorang tokoh pemuda, Hamdan menuturkan, pengambilan material di sungai tersebut sudah berlangsung lama. Lebar sungai sebelumnya hanya sekitar beberapa meter, berbeda dengan saat ini.

Sejak dulu, pihaknya memang menantang adanya aktivitas tersebut karena khawatir dengan dampak yang ditimbulkan dan dapat merugikan warga setempat.

“Sekarang sudah dirasakan dan masyarakat baru sadar. Setiap ada banjir pasti terkikis,” ujarnya.

Apabila kata dia, aktivitas pengambilan material yang tidak terkontrol tersebut terus berlangsung, maka dikhawatirkan akan mengancam keselamatan warga setempat. Sebab bencana bisa datang kapan saja.

Dia mengakui, saat ini aktivitas tersebut berhenti sementara. Namun, jika ada pelaksanaan proyek, aktivitas pengambilan material akan kembali berlangsung dan dampaknya sudah dipastikan akan lebih fatal.

Pihaknya berharap kondisi tersebut segera mendapatkan perhatian baik dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong.

“Saya berharap kalau aktivitas tersebut dihentikan. Dan buatkan tanggul untuk mencegah terjadinya abrasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanalanto, Sahdin Ladjidji, saat dikonfirmasi Kamis (7/2) sedang tidak berada dikantor desa. Demikian juga saat hendak ditemui di kediamannya di jalan trans Tanalanto juga tidak berada di tempat.

“Tidak ada di rumah, dia (Kades) pergi ke Malakosa,” ujar salah seorang perempuan yang ditemui di kediaman sang Kades.

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Produk Perikanan dan Pertanian Parigi Moutong Berpeluang Tembus Pasar Dunia

Sesudah

Korban Meninggal Akibat Gempa di Parigi Moutong Bakal Terima Santunan

TerkaitPostingan

Vaksinasi Rabies Gratis Digelar Sepanjang September di Parigi Moutong

Vaksinasi Rabies Gratis Digelar Sepanjang September di Parigi Moutong

8 September 2026
Alokasi Revitalisasi Sekolah Parigi Moutong Naik, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Alokasi Revitalisasi Sekolah Parigi Moutong Naik, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

8 September 2026
Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026
Vaksinasi Rabies Gratis Digelar Sepanjang September di Parigi Moutong

Vaksinasi Rabies Gratis Digelar Sepanjang September di Parigi Moutong

8 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 77 km Tenggara CILACAP-JATENG

4 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 69 km TimurLaut KOBAGMA-PAPUAPGNGN

2 September 2026
Alokasi Revitalisasi Sekolah Parigi Moutong Naik, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Alokasi Revitalisasi Sekolah Parigi Moutong Naik, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

8 September 2026

Artikel Terkini

Vaksinasi Rabies Gratis Digelar Sepanjang September di Parigi Moutong

Vaksinasi Rabies Gratis Digelar Sepanjang September di Parigi Moutong

8 September 2026
Alokasi Revitalisasi Sekolah Parigi Moutong Naik, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Alokasi Revitalisasi Sekolah Parigi Moutong Naik, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

8 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 77 km Tenggara CILACAP-JATENG

4 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 69 km TimurLaut KOBAGMA-PAPUAPGNGN

2 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In