Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemda Bangun Tenda Darurat Untuk Sekolah Rusak Akibat Gempa di Parigi Moutong

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
25 Oktober 2018
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
25 Oktober 2018

Baca Juga

Pemda Parigi Moutong Lanjutkan Bantu Korban Gempa di Pasigala

Relawan Parigi Moutong, Kembali Bantu Bersihkan Puing Gereja dan Sekolah di Salua

Relawan Parigi Moutong, Bantu Bersihkan Madrasah Alchairaat Salua.

PARIGI MOUTONG – Gempa bumi bermagnitudo 7,4 SR yang mengguncang Palu, Sigi, Donggala dan Kabupaten Parigi Moutong, 28 September lalu, merusak banyak infrastruktur, fasilitas publik dan rumah warga.
Di Kabupaten Parigi Moutong dilaporkan 42 sekolah mengalami rusak berat, dengan rincian 23 unit gedung SD, 17 unit gedung SMP dan 2 unit gedung TK/PAUD. Akibatnya para siswa terpaksa harus belajar di bawah pohon dan tanah lapang.
Mengatasi hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Parigi Moutong bersama relawan Kwarcab gerakan Pramuka Kabupaten Parigi Moutong turun membangun tenda yang difungsikan sebagai sekolah darurat.
Kepala Dikbud Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur mengatakan, pemasangan tenda sekolah darurat itu meliputi 1 unit di SDN Matelele, 1 unit di SDN Petapa dan 2 unit di SDN Inpres Dolago. “Tenda tersebut merupakan bantuan BNPB, ada juga bantuan 6 lembar terpal ukuran 4x 6 untuk tenda darurat yang dibangun oleh masyarakat. Alhamdulilah sore tadi teman-teman relawan dari Kawarcab Pramuka telah menyelesaikan pemasangan 2 unit tenda dari BNPB di SDN Inpres Dolago”. Kata Adrudin Nur melalui pesan WhatsApp pribadinya, Rabu (24/10).
Adrudin menambahkan, sekolah yang sudah dibangun tenda darurat itu merupakan sekolah yang mengalami rusak parah akibat gempa. Hampir seluruh ruang belajar dari bangunan sekolah itu tidak bisa digunakan lagi karena lantai dan dindingnya mengalami keretakan, termasuk plafonnya banyak yang ambruk.
“Untuk menjaga hal hal yang tidak diinginkan, harus dibangun tenda sekolah darurat. Khusus di desa Dolago, tenda yang sebelumnya dibangun di halaman sekolah saya pindahkan pemasangannya dihalaman kantor UPTD Dikbud Kecamatan Parigi Selatan,” ungkapnya.
Bagi sekolah lainnya yang juga mengalami rusak berat dan belum dibangun tenda darurat, Adrudin berharap bisa bersabar karena saat ini pihaknya sedang bermohon ke Pemerintah Pusat. “Untuk sekolah lain yang juga membutuhkan tenda darurat menunggu bantuan tenda dari Kemendikbud melalui Dinas Dikbud Propinsi,” ujarnya.
Meski begitu, bagi pihak sekolah yang berinisiatif membangun sendiri tenda darurat bersama masyarakat, Dinas Dikbud Kabupaten Parigi Moutong katanya menyiapkan terpal ukuran 4×6 untuk membantu pihak sekolah. Sementara, bagi sekolah yang rusak ringan menunggu laporan tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong.
“Layak tidaknya sekolah tersebut digunakan untuk aktivitas belajar mengajar menunggu laporan tertulis Dinas PUPR. Tetapi kalau ada pihak sekolah bersama masyarakat ingin membangun tenda darurat kami menyiapkan terpal ukuran 4×6 meter sebagai atapnya,” pungkasnya. **

Tag: Gempa PaluSulteng Bangkit
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

SDA Rampungkan Penanganan 10 Sungai

Sesudah

Ini Yang Dilakukan PMI Selama Masa Tanggap Darurat Gempa di Parigi Moutong

TerkaitPostingan

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026
350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 69 km TimurLaut KOBAGMA-PAPUAPGNGN

2 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 77 km Tenggara CILACAP-JATENG

4 September 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 77 km Tenggara CILACAP-JATENG

4 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 69 km TimurLaut KOBAGMA-PAPUAPGNGN

2 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In