Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Ribuan Warga Parigi Moutong Terancam Tak Memilih

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
18 September 2018
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
18 September 2018

PARIGI MOUTONG – Ribuan warga Parigi Moutong terancam tak memilih pada Pemilu Tahun 2019. Hal itu dikarenakan mereka belum melakukan perekaman KTP elektronik. Diperkirakan masyarakat Parigi Moutong yang belum melakukan perekaman sebanyak 27 ribu dari sekitar 300 ribu lebih wajib KTP atau kurang dari 10 persen.

Sesuai UU Nomor : 7 Tahun 2017, pada Pemilu Pemilihan Presiden dan Anggota Legislatif Tahun 2019, pemilih harus membawa KTP Elektronik saat ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pemilih yang masih membawa Surat Keterangan (Suket) kependudukan yang terdaftar dalam DPT Pemilu 2019, tidak diperkenangkan menyalurkan hak pilihnya. Sehingga, warga yang belum memiliki KTP Elektronik bakal kehilangan hak pilihnya.

Mengantisipasi legalitas dari Suket tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Parigi Moutong, terus berupaya menerbitkan KTP Elektronik untuk memenuhi kebetuhan masyarakat sekaligus sebagai syarat pemilih datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya.

“Jika mengacu pada Suket yang diterbitkan berdasarkan masyarakat yang sudah merekam dan belum memiliki KTP nya sekitar 15 ribu orang,” ujar Kabid Pengelola Informasi Adminitrasi Kependudukan Dukcapil Parigi Moutong, Aminuddin kepada Songulara, Selasa (18/9).

Aminuddin mengatakan, pihak Dukcapil setiap harinya maksimal menerbitkan sebanyak 300 ratus keping yang telah berbentuk KTP Elektronik. KTP yang sudah diterbitkan tersebut, itu merupakan Print Ready Record atau yang sudah siap untuk dicetak.

“Masyarakat yang datang membawa Suket ke Dukcapil, jika statusnya sudah Print Ready Record itu yang kita cetak. Kemudian ada juga yang datang membawa Suket ingin mengecek datanya, namun belum siap dicetak karena data di pusat bermasalah, sehingga kita menerbitkan suket baru lagi. Jadi orang yang belum memiliki KTP walaupun sudah memiliki suket, biasanya karana masalah dipusat,” terangnya.

Dukcapil juga katanya, telah merancang strategi untuk mengantisipasi pemilih yang belum memliki KTP Elektronik karena adanya aturan KPU. Pihaknya akan mendata jumlah masyarakat yang sudah wajib KTP hingga 28 Desember 2018. AKSA

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Pengurus Kwarcab Pramuka Parigi Moutong Dilantik

Sesudah

Jamaah Haji Parigi Moutong Disambut Tangis Haru

TerkaitPostingan

Kemensos Nyatakan Usulan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Lengkap, Tahap Lelang Segera Dimulai

Kemensos Nyatakan Usulan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Lengkap, Tahap Lelang Segera Dimulai

22 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investor

DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investors

21 Juli 2026
Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026
Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

17 Juli 2026
Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 234 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT

22 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investor

DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investors

21 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 65 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 41 km TimurLaut KAB-GAYOLUES-ACEH

22 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 19 km BaratDaya KAB-KUPANG-NTT

26 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 19 km BaratDaya KAB-KUPANG-NTT

26 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 61 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 117 km BaratDaya TERNATE-MALUT

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 185 km BaratDaya ENGGANO-BENGKULU

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 65 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In