Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Anak Daerah Angkat Kembali Budaya yang Hilang

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
16 September 2018
A A

PARIGI MOUTONG – Dahulu kala, sebelum adanya agama dan kerajaan, suku Kaili sangat menjunjung tinggi akan budaya malu yang saat ini mulai hilang. Hal tersebut tertuang dalam sebuah karya film anak daerah Parigi Moutong yang tergabung dalam Komunitas Lolea, berjudul Mpo Dayo lalove.

Film pendek yang berdurasi sekitar 30 menit tersebut, diangkat dari sebuah kisah nyata tentang cinta dan budaya malu yang dijunjung tinggi oleh suku Kaili di zaman dahulu. Membuat ratusan masyarakat Parigi Moutong kagum akan budaya yang ada sejak zaman dahulu.

“Film yang kami buat ini, merupakan kisah nyata yang diceritakan turun temurun dari silsila keluarga yang ada di Desa Lobu Mandiri. Film ini menceritakan bagaimana orang terdahulu sangat menjunjung tinggi budaya malu. Bahkan mereka lebih baik mati dari pada menanggung malu,” ujar sutradara film Mpo Dayo lalove, Iwan Rusman kepada Songulara, pecan lalu.

Baca Juga

Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

Momen Hardiknas, Pemkab Parigi Moutong Beri Penghargaan untuk Guru Daerah Terpencil

Hardiknas 2026, Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Dalam film tersebut, dikisahkan sepasang remaja yang menjalin kisah asmara, yakni Gili Manuru dan Saribamba. Saribamba dikisahkan bunuh diri karena malu kentut di depan orang banyak setelah meminta pendapat dari ayahnya, yang mengatakan bahwa budaya suku Kaili lebih baik mati daripada menanggung malu.

Sementara kekuatan cinta sang kekasihnya Gili Manuruh yang ikut serta di makamkan bersama Saribamba dalam satu makam. Konon ceritanya, Gili Manuru dimakamkan dalam keadaan meniup lalove untuk kekasihnya yang telah meninggal.

Suara lalove Gili pun terdengan dari dalam makamnya selama tujuh hari, semakin lama suara tiupan lalove tersebut semakin melemah hingga menghilang, bertanda Gili manuru telah meninggal didalam makam kekasihnya.

Iwan menjelaskan, pesan yang disampaikan dalam film tersebut sangat banyak, terutama soal budaya malu yang katanya saat ini sedikit demi sedikit sudah mulai memudar. Bahkan hanya karena kentut atau buang angin di depat orang banyak, orang terdahulu kita rela mati ketimbang harus menanggung malu. Tetapi saat ini kata dia, korupsi secara terang terangan pun tak menjadi persoalan bagi pelakunya.

Selain itu, tujuan  pembuatan film tersebut katanya untuk mengangkat budaya Parigi Moutong, agar banyak orang tahu seperti inilah budaya yang ada di daerah ini. Kedepan, pihaknya akan terus berkarya dan mengangkat budaya yang ada di Parigi Moutong dalam bentuk film.

Ia menambahkan, dalam proses pembuatan film tersebut, pihaknya juga melibatkan masyarakat sekitar. Diakuinya, selama proses pembuatan sempat mengalami berbagai kendala, tetapi tidak menjadi penghalang bagi mereka dalam berkarya. Pembuatan film yang memakan waktu sekitar tiga hari tersebut menggunakan fasilitas seadanya dan pendanaan dari hasil tambah tambah tim Lolea picture.

Ia berharap, karya mereka tersebut dapat dilirik oleh sutradara dan produser film yang sudah ternama di Indonesia. Karena selain kisahnya nyata, banyak pelajaran berharga yang bisa di petik dari kisah tersebut. IWAN TJ

ShareTweet
Previous Post

Bupati Cek Kesiapan KBN IX

Next Post

KPU Siap Batalkan Caleg yang Tak Serahkan LADK

Artikel Lainnya

Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

2 Mei 2026
Pemkab Parigi Moutong Beri Penghargaan untuk Guru Daerah Terpencil

Momen Hardiknas, Pemkab Parigi Moutong Beri Penghargaan untuk Guru Daerah Terpencil

2 Mei 2026
Hardiknas 2026, Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Hardiknas 2026, Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

2 Mei 2026
Lantik 101 Kepala Sekolah, Bupati Erwin Burase Tekankan Fokus Kerja dan Kurangi Seremoni

Lantik 101 Kepala Sekolah, Bupati Erwin Burase Tekankan Fokus Kerja dan Kurangi Seremoni

2 Mei 2026
Bupati Parigi Moutong Ungkap Persoalan Pendidikan di Wilayah Terpencil

Bupati Parigi Moutong Ungkap Persoalan Pendidikan di Wilayah Terpencil

2 Mei 2026
Mayoritas Indikator Pendidikan Parigi Moutong Lampaui Target, Disdikbud Klaim Tren Positif

Mayoritas Indikator Pendidikan Parigi Moutong Lampaui Target, Disdikbud Klaim Tren Positif

2 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

2 Mei 2026
Pemkab Parigi Moutong Beri Penghargaan untuk Guru Daerah Terpencil

Momen Hardiknas, Pemkab Parigi Moutong Beri Penghargaan untuk Guru Daerah Terpencil

2 Mei 2026
Hardiknas 2026, Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Hardiknas 2026, Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

2 Mei 2026

Terpopuler

  • Lansia di Balinggi Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Mangga

    Lansia di Balinggi Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Mangga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Temukan Pelanggaran dan Kendala Teknis, Disdikbud Parigi Moutong Evaluasi Pelaksanaan TKA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinjau SPPG Lolu, Longki Djanggola Ingatkan Standar Sanitasi Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Jalin Kerja Sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong dan Pemprov Gorontalo Jajaki Kerja Sama Pertanian hingga Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In