Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Anak Daerah Angkat Kembali Budaya yang Hilang

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
16 September 2018
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
16 September 2018

PARIGI MOUTONG – Dahulu kala, sebelum adanya agama dan kerajaan, suku Kaili sangat menjunjung tinggi akan budaya malu yang saat ini mulai hilang. Hal tersebut tertuang dalam sebuah karya film anak daerah Parigi Moutong yang tergabung dalam Komunitas Lolea, berjudul Mpo Dayo lalove.

Film pendek yang berdurasi sekitar 30 menit tersebut, diangkat dari sebuah kisah nyata tentang cinta dan budaya malu yang dijunjung tinggi oleh suku Kaili di zaman dahulu. Membuat ratusan masyarakat Parigi Moutong kagum akan budaya yang ada sejak zaman dahulu.

“Film yang kami buat ini, merupakan kisah nyata yang diceritakan turun temurun dari silsila keluarga yang ada di Desa Lobu Mandiri. Film ini menceritakan bagaimana orang terdahulu sangat menjunjung tinggi budaya malu. Bahkan mereka lebih baik mati dari pada menanggung malu,” ujar sutradara film Mpo Dayo lalove, Iwan Rusman kepada Songulara, pecan lalu.

Dalam film tersebut, dikisahkan sepasang remaja yang menjalin kisah asmara, yakni Gili Manuru dan Saribamba. Saribamba dikisahkan bunuh diri karena malu kentut di depan orang banyak setelah meminta pendapat dari ayahnya, yang mengatakan bahwa budaya suku Kaili lebih baik mati daripada menanggung malu.

Baca Juga

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

Sementara kekuatan cinta sang kekasihnya Gili Manuruh yang ikut serta di makamkan bersama Saribamba dalam satu makam. Konon ceritanya, Gili Manuru dimakamkan dalam keadaan meniup lalove untuk kekasihnya yang telah meninggal.

Suara lalove Gili pun terdengan dari dalam makamnya selama tujuh hari, semakin lama suara tiupan lalove tersebut semakin melemah hingga menghilang, bertanda Gili manuru telah meninggal didalam makam kekasihnya.

Iwan menjelaskan, pesan yang disampaikan dalam film tersebut sangat banyak, terutama soal budaya malu yang katanya saat ini sedikit demi sedikit sudah mulai memudar. Bahkan hanya karena kentut atau buang angin di depat orang banyak, orang terdahulu kita rela mati ketimbang harus menanggung malu. Tetapi saat ini kata dia, korupsi secara terang terangan pun tak menjadi persoalan bagi pelakunya.

Selain itu, tujuan  pembuatan film tersebut katanya untuk mengangkat budaya Parigi Moutong, agar banyak orang tahu seperti inilah budaya yang ada di daerah ini. Kedepan, pihaknya akan terus berkarya dan mengangkat budaya yang ada di Parigi Moutong dalam bentuk film.

Ia menambahkan, dalam proses pembuatan film tersebut, pihaknya juga melibatkan masyarakat sekitar. Diakuinya, selama proses pembuatan sempat mengalami berbagai kendala, tetapi tidak menjadi penghalang bagi mereka dalam berkarya. Pembuatan film yang memakan waktu sekitar tiga hari tersebut menggunakan fasilitas seadanya dan pendanaan dari hasil tambah tambah tim Lolea picture.

Ia berharap, karya mereka tersebut dapat dilirik oleh sutradara dan produser film yang sudah ternama di Indonesia. Karena selain kisahnya nyata, banyak pelajaran berharga yang bisa di petik dari kisah tersebut. IWAN TJ

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Bupati Cek Kesiapan KBN IX

Sesudah

KPU Siap Batalkan Caleg yang Tak Serahkan LADK

TerkaitPostingan

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026

Pilihan Editor

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026

Artikel Terkini

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In