Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Rivai: Tiga Tambang Emas Ilegal Akan Ditutup

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
16 Mei 2018
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
16 Mei 2018

PARIGI MOUTONG – Tiga titik tambang emas ilegal yang terletak di Desa Sausu Torono, Air Panas dan Desa Kayuboko akan ditutup. Ini sesuai hasil rapat Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Parigi Moutong bersama tiga Kades lokasi tambang emas Ilegal.

“Kesimpulanya, tambang emas tiga titik akan ditutup dulu, karena dianggap liar dan tindak lanjutnya nanti. Hasil rapat ini akan kami ajukan ke Bupati sebagai pertimbangan penutupan tambang,” ujar Kabid Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Parigi Moutong, M. Rivai kepada Songulara, Rabu (16/5).

Saat ini kata dia, surat instruksi penutupan tambang emas ilegal tersebut sementara di konsep di Bagian Hukum, dan pihaknya juga masih melakukan konfirmasi terkait penutupan tambang tersebut kepada Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai ketua TKPRD.

Selain kawasannya yang tidak memenuhi syarat sebagai kawasan pertambambangan, tiga lokasi tersebut juga tidak mengantongi izin dari Pemkab Parigi Moutong.

Baca Juga

Legalisasi Tambang Rakyat di Tengah Krisis Lingkungan dan Maraknya Tambang Ilegal di Parigi Moutong

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Bupati Erwin Burase: Tambang Ilegal Ancaman Nyata bagi Ketahanan Pangan

Sesuai peta kawasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Parigi Moutong katanya, kawasan tambang ilegal tersebut masuk dalam kawasan pertanian lahan kering dan kawasan perkebunan.

“Nantinya dalam instruksi surat, Pemkab memberikan waktu selama kurang lebih satu bulan untuk dilakukan penutupan. Namun tetap akan dilakukan pendekatan secara persuasif terkait penutupannya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Kedepan, pihaknya akan melakukan pengkajian kembali terkait apakah tambang emas ilegal tersebut akan ditutup untuk selamanya atau nantinya akan dijadikan sebagai kawasan tambang rakyat.

Pastinya harus ditutup dulu dan semua peralatan penambangan harus dikeluarkan dari lokasi, karena memang sama sekali belum memiliki izin.

Ia menambahkan, dari hasil rapat bersama, ada dua kades yang sangat mendukung penutupan tambang ilegal karena dianggap merusak lingkungan dan tidak ada warga desanya yang terlibat dalam penambangan yakni Kades Sausu Torono dan Kades Air Panas.

Sementara Kades Kayuboko belum sepenuhnya menyetujui penutupan tambang emas. Sebab menurutnya, sebagian masyarakatnya mengais rejeki dilokasi tambang emas ilegal itu. IWAN TJ

Tag: Tambang Ilegal
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Kepastian Cabor Porprov Tunggu Hasil Rapat Delegate

Sesudah

Harga Cabe Keriting Melambung Hingga 300 Persen

TerkaitPostingan

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Pemkab Parigi Moutong Kebut Perbup Hilirisasi Kelapa, Petani Dibidik Raup Nilai Tambah

Pemkab Parigi Moutong Kebut Perbup Hilirisasi Kelapa, Petani Dibidik Raup Nilai Tambah

27 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Pertanyakan Waktu Penyaluran DBH, Pemprov Sebut SK Rp24 Miliar Sudah Terbit

DPRD Parigi Moutong Pertanyakan Waktu Penyaluran DBH, Pemprov Sebut SK Rp24 Miliar Sudah Terbit

28 Juli 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bupati Erwin Lepas 20 Mahasiswa ke Poltekesos, Bakal Lobi Kemensos soal Status Kedinasan

Bupati Erwin Lepas 20 Mahasiswa ke Poltekesos, Bakal Lobi Kemensos soal Status Kedinasan

27 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In