Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Lagi, Ratusan Honorer Datangi DPRD

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
13 Maret 2018
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
13 Maret 2018

PARIGI MOUTONG-Ratusan tanaga honerer Kategori Satu (K1) kembali mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Parigi Moutong mempertanyakan nasibnya yang hingga kini belum ada kejelasalan, Selasa (13/3).

Sebelum melakukan aksi di ruang paripurna DPRD, unjuk rasa dilakukan di halaman kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Parigi Moutong. Karena tidak mendapatkan respon dari pihak BKPSDM, para honorer mendatangi kantor DPRD yang saat itu tengah berlangsung rapat paripurna.

Setelah dipersilahkan duduk untuk audensi dengan Pimpinan DPRD, Pjs Bupati dan sejumlah anggota DPRD diruang paripurna, perwakilan honorer, Andi Rahman, mempertanyakan terkait nasib mereka yang belum jelas.

Hal itu sesuai dengan janji Pjs Bupati, Mohammad Nadir, sekembalinya dari Kementrian PAN-RB, Bupati akan mengundang kembali honorer untuk menyampaikan hasil komunikasi dengan kementrian.

Jika memang nasib mereka diperjuangkan, dia meminta DPRD selaku badan pengawas perwakilan rakyat siap menghadirkan bukti yang ada, namun harus ada komitmen untuk membatalkan seribu orang dalam kelulusan kemarin.

Bahkan mereka siap menyandingkan SK tahun 2005, yang merupakan catatan tenaga honorer yang lulus bukan 481 orang tetapi 800 lebih. Mereka mengklaim bisa membuktikan itu karena semuanya berdasarkan SK 2005

“Katanya tidak ada regulasi, namun ada dari kelompok kami yang lulus padahal dia satu data dengan kami, yang diketahui salah satu istri pejabat di BKD,” ujar Andi Rahman dihadapan sejumlah anggota DPRD.

Menanggapi hal itu, Pjs Bupati Parigi Moutong, Mohammad Nadir mengatakan, dirinya tidak sempat bertemu dengan Mentri PAN-RB, namun hanya bertemu dengan asisten yang menangani tentang penerimaan PNS.

Setelah mengkoordinasikan aspirasi honorer 2005, dia menyampaikan dari tahapan pertama sampai seterusnya penerimaan K1 belum dilaksanakan testing dan diberikan kewenangan kepada provinsi dan kabupaten untuk meng-SK kan.

Dikeluarkannya Undang-undang (UU) ASN katanya, penerimaaan PNS saat ini sesuai dengan formasi umum, dimana semua harus melalui tes. Bahkan untuk tahun ini berdasarkan kebijakan Presiden RI, penerimaan itu lebih difokuskan kepada guru  dan bidan yang berada di desa terpencil.

“Terkait pengajuan bupati,  pihak kementrian menangani sekitar 500 ribu K1 dan K2 seluruh Indonesia, karena aturannya sudah jelas dan menerima jurusan umum,”  katanya.

Mohammad Nadir mengaku akan segera menjadwalkan pertemuan dengan pihak kementrian di Jakarta dengan membawa utusan honorer sebanyak 10 orang, tiap OPD diwakili satu honorer guna membicarakan persoalan itu. Karena pihaknya mengaku tidak berani bertindak tanpa melalui mekanisme.AKSA

 

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Pemkab Sosialisasi Sidang Isbat Nikah Terpadu

Sesudah

Pemkab Wacanakan Beras Petani Lokal Jadi Bansos Rastra

TerkaitPostingan

Kemensos Nyatakan Usulan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Lengkap, Tahap Lelang Segera Dimulai

Kemensos Nyatakan Usulan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Lengkap, Tahap Lelang Segera Dimulai

22 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investor

DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investors

21 Juli 2026
Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026
Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

17 Juli 2026
Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 117 km BaratDaya TERNATE-MALUT

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 185 km BaratDaya ENGGANO-BENGKULU

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 234 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT

22 Juli 2026
Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 65 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 61 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 117 km BaratDaya TERNATE-MALUT

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 185 km BaratDaya ENGGANO-BENGKULU

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 65 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026
Kemensos Nyatakan Usulan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Lengkap, Tahap Lelang Segera Dimulai

Kemensos Nyatakan Usulan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Lengkap, Tahap Lelang Segera Dimulai

22 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In