Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Perkenalkan Kearifan Lokal, Pelaku Usaha Dihimbau Gunakan Bahan Baku Lokal

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
17 Oktober 2017
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
17 Oktober 2017

PARIGI MOUTONG- Sebagai upaya untuk lebih memperkenalkan kearifan lokal Kabupaten Parigi Moutong, setiap pelaku usaha mikro dan menengah diimbau menggunakan bahan baku lokal dalam setiap pengolahan produknya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Parigi Moutong, Siti Wahyuni Borman mengatakan, penggunaan bahan baku lokal dapat menekan impor bahan baku dari daerah lain. Terlebih lagi, pelaku usaha mikro akan memiliki daya saing lebih tinggi, karena lebih banyak menggunakan bahan baku dari daerah sendiri, dan dengan sendirinya komoditi unggulan akan lebih dikenal.

“Kalau bisa, kita jangan menggunakan bahan baku dari daerah lain. Sebab untuk membangun daerah, kita juga harus memperkenalkan komoditi andalan kita sebagai bahan baku yang unggul. Jika sudah dikenal, maka komoditi unggulan kita akan lebih mudah dipasarkan, ini juga merupakan salah satu upaya untuk membangun daerah sendiri,” terang Heni kepada Songulara, Selasa (17/10).

Kabupaten Parigi Moutong katanya memiliki bahan baku yang sangat berlimpah baik itu hasil hutan, laut, sawah, ladang dan lainnya. Tinggal bagaimana cara mengolahnya agar memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

Ia mengakui ada beberapa kelemahan pada pelaku usaha mikro yang ada di 23 kecamatan. Ia mencontohkan seperti pembuatan keripik pisang. Daerah ini memiliki komoditi pisang yang terbilang banyak. Namun terkadang hasil produknya masih terkendala pada rasa, pengemasan dan pelabelan. Selain itu keterbatasan teknologi juga mempengaruhi perkembangan usaha mikro di daerah ini.

“Biasanya saya turun langsung melihat pelaku usaha mikro dan membeli dagangan mereka. Saya juga menyempatkan untuk menanyakan bahan baku yang digunakan maupun metode pembuatanya. Setelah itu saya meminta nomor kontak mereka bisa dihubungi guna mendapatkan irformasi tentang perkembangan usahanya nanti,”.

Hingga saat ini tercatat sekitar 49.746 usaha mikro terdapat di 23 kecamatan. Dari jumlah tersebut sudah ada beberapa pelaku usaha mikro yang telah diberikan bantuan oleh dinasnya.

Terkait pemasaran hasil produksi, sebagian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menyiapkan galeri untuk penjualan. Sebut saja seperti tokoh oleh-oleh Parigi Moutong dan Dekranasda di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Begitu juga dengan Dinas Sosial via e-WARONG-nya. ARDAT

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Pelaku Usaha Mikro Harus Mendapat Sentuhan Langsung

Sesudah

DPRD Setujui APBD-P2017

TerkaitPostingan

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 189 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

29 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In