Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Hutan Mangrove di Gandasari dan Malakosa Dibabat

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
24 Agustus 2017
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
24 Agustus 2017

PARIGI MOUTONG – Pembabatan hutan mangrove kembali terjadi. Kali ini, pembabatan hutan mangrove terjadi di Desa Ganda Sari dan Malakosa. Pembabatan Mangrove itu kian meresahkan warga di dua desa tersebut. Pasalnya, pembabatan itu mengakibatkan banyaknya biota laut yang punah.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten yang memiliki kewenangan di bidang tersebut turun dan langsung melihat kerusakan hutan mangrove itu. Kami sangat resah dengan keberadaan hutan yang semakin lama semakin gundul, ditambah lagi biota laut banyak yang punah akibat pembabatan hutan itu,” ujar warga Desa Malakosa, Mustafa kepada sejumlah wartawan saat ditemui di lokasi Mangrove, Selasa (22/8).

Mustafa yang pengawas daerah perlindungan laut Kecamatan Balinggi, mengungkapkan, pembabatan tersebut sudah berlangsung dari beberapa tahun lalu. Ia mengaku sudah melayangkan protes, namun tidak mendapat respon dari pemerintah setempat.

Ia menduga, ada oknum tertentu dibalik aksi pembabatan itu. Apalagi ada kesan, pembabatan itu dibiarkan terjadi.

Baca Juga

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

“Disayankan pihak pemerintah setempat terkesan tidak peduli dengan kerusakan Mangrove,” katanya.

Ia mengaku juga telah mengkonfirmasi aksi pembabatan itu ke pemerintah kabupaten. Namun instansi terkait sepeti Dinas Kelautan dan Perikanan hanya mengaku tidak mengetahui aktifitas pembabatan tersebut.

“Kami sudah mempertanyakan soal izin usaha kepada pemerintah yang berwenang, katanya mereka tidak mengetahui hal itu,” jelasnya.

Sebelumnya Bupati Samsurizal Tombolutu telah melarang penebangan pohon mangrove. Bahkan Bupati meminta kepada masyarakat untuk melestarikan pohon mangrove itu. Mengingat kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan yang hidup diperairan pantai, khusunya di hutan-hutan bakau.

Selain itu bupati juga mengatakan bahwa pohon mangrove memiliki peran penting dalam menyanggah daratan agar terhindar dari abrasi atau hantaman ombak secara langsung terhadap wilayah pesisir.

“Modal utama kita dalam pembudayaan kepiting adalah pohon mangrove, untuk itu pohon mangrove jangan ditebang, karena menjadi pembudidayaan dan penyanggah daratan dari abrasi,” kata Samsurizal dalam sambutannya saat meresmikan pondok pesantren dan peletakan batu pertama RS Baznas di Desa Siniu, beberapa waktu lalu. AKSA

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Kampung KB, Strategi Tekan Jumlah Penduduk

Sesudah

Ini 10 Sekolah Model SPMI di Parigi Moutong

TerkaitPostingan

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

30 Oktober 2026
Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

28 Oktober 2026
Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

27 Oktober 2026
Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

23 Oktober 2026
Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

23 Oktober 2026
Dekranasda Parigi Moutong Perkuat Tata Kelola dan Sinergi Pengembangan Kerajinan

Dekranasda Parigi Moutong Perkuat Tata Kelola dan Sinergi Pengembangan Kerajinan

23 Oktober 2026

Artikel Terkini

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

30 Oktober 2026
Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

28 Oktober 2026
Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

27 Oktober 2026
Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

23 Oktober 2026
Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

23 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In