Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Dislutkan Tak Anggarkan Kegiatan Pengawasan

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
25 Januari 2017
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
25 Januari 2017

PARIGI MOUTONG – Maraknya kasus pengeboman ikan di wilayah perairan Teluk Tomini, seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Sayangnya, dengan perubahan struktur Organisasi Perangkat Daerah (ODP), alokasi anggaran kegiatan pengawasan tidak dapat dilakukan Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Parigi Moutong.

Sekretarasi Dislutkan Kabupaten Parigi Moutong, Hasbi SPi kepada Songulara mengatakan, perubahan struktur ODP membuat Bidang Pengawasan Wilayah Perairan setiap daerah diambil alih pemerintah propinsi, tak terkecuali di Kabupaten Parigi Moutong.

Pengalihan pengawasan tersebut membuat pihaknya tidak dapat menindaklanjuti berbagai laporan warga, seperti pengeboman ikan. Sebab, tidak ada lagi alokasi anggaran pengawasan pada tahun 2017.

Antisipasi kondisi ini, pihaknya menindak lanjuti laporan masyarakat itu dengan membangun koordinasi bersama dengan TNI AL, Polres Parigi Moutong dan Pemerintah Propinsi Sulteng.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 39 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 37 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 43 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

Misalnya meneruskan kembali berbagai laporan warga agar dapat ditindaklanjuti. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi kembali dengan sejumlah kelompok pengawasan masyarakat yang dibentuk Dislutkan Kabupaten Parigi Moutong, utnuk melakukan pengawasan secara menyeluruh diwilayah perairan Teluk Tomini.

“Kami sempat membentuk kelompok pengawasan masyarakat sebanyak 10 kelompok. Ini yang akan kami perkuat lagi, guna membantu pengawasan. Sebab, kami tidak bisa melakukan penganggaran untuk turun melakukan pengawasan,” kata dia.

Saat ini pihaknya tengah menunggu regulasi dari Propinsi Sulteng terkait pengawasan dalam rangka menindaklanjuti maraknya pengeboman ikan. Agar diketahui tugas dan fungsi mereka dalam melakukan pengawasan.

Maraknya pengeboman yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab selama ini dengan alasan karena tidak didukung fasilitas penangkapan ikan seperti layaknya kelompok nelayan lainnya. Selain itu juga dipicu keingin instan mendapatkan hasil penangkapan yang bagus.

“Makanya kami terus berupaya agar sasaran bantuan nelayan kedepan bisa merata, untuk mengantisipasi maraknya pengeboman ikan,” tuturnya. MAROON

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Pemekaran DOB Dianggap Janji Politik, Samsurizal Serahkan Publik Menilai

Sesudah

Hindari Pungli, DPRD Inisiatif Perdakan Pungutan Lewat Komite 

TerkaitPostingan

100 Menit Pungut Sampah, Erwin Burase Ajak Warga Jadikan Kebersihan Budaya Hidup

100 Menit Pungut Sampah, Erwin Burase Ajak Warga Jadikan Kebersihan Budaya Hidup

18 Agustus 2026
Panen Raya di Balinggi, Bupati Erwin Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Lahan Pertanian

Panen Raya di Balinggi, Bupati Erwin Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Lahan Pertanian

18 Agustus 2026
Pemkab Parigi Moutong Salurkan 326,6 Ton Benih Padi M70D untuk 7.553 Petani

Pemkab Parigi Moutong Salurkan 326,6 Ton Benih Padi M70D untuk 7.553 Petani

18 Agustus 2026
Enam Motif Batik Parigi Moutong Kantongi Hak Cipta, Motif Saga Jadi Identitas Daerah

Enam Motif Batik Parigi Moutong Kantongi Hak Cipta, Motif Saga Jadi Identitas Daerah

17 Agustus 2026
Batik Sambulu Gana Segera Kantongi HAKI, Pemda Parigi Moutong Bidik Pasar Internasional

Batik Sambulu Gana Segera Kantongi HAKI, Pemda Parigi Moutong Bidik Pasar Internasional

15 Agustus 2026
Virus ASF Mengintai Ternak Babi di Parigi Moutong, Peternak Diimbau Waspada

Virus ASF Mengintai Ternak Babi di Parigi Moutong, Peternak Diimbau Waspada

15 Agustus 2026

Pilihan Editor

Virus ASF Mengintai Ternak Babi di Parigi Moutong, Peternak Diimbau Waspada

Virus ASF Mengintai Ternak Babi di Parigi Moutong, Peternak Diimbau Waspada

15 Agustus 2026
Batik Sambulu Gana Segera Kantongi HAKI, Pemda Parigi Moutong Bidik Pasar Internasional

Batik Sambulu Gana Segera Kantongi HAKI, Pemda Parigi Moutong Bidik Pasar Internasional

15 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 46 km BaratLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

17 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 54 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

19 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 77 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

16 Agustus 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 39 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

20 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 37 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

20 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 43 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

19 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 225 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT

19 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 54 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

19 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In