Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Cara Unik Kepala Pasar Tertibkan Pedagang, Manfaatkan Suara Lantang, Knalpot dan Klakson Motor

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
19 Januari 2017
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
19 Januari 2017

Pedagang pasar yang memiliki beragam karakter kadangkala menjadi salah satu kendala saat ditertibkan. Penolakan bahkan perlawan sering ditunjukkan para pedagang ketika hendak ditertibkan. Kondisi ini juga dialami Kepala Pasar Sentral Parigi, Zakir dan jajarannya ketika menertibkan pedagang di Pasar baru itu.

Namun menertibkan pedagang yang beragam karakter menjadi sebuah tantangan bagi Zakir yang belum lama menjabat Kepala Pasar Sentral ini. Saat menertibkan pedagang yang menempati Los, Zakir tidak menemui kendala yang berarti.

Zakir

Hampir semua pedagang barang campuran yang menempati Los, dapat mengikuti dan memahami arahannya. Los yang sebelumnya banyak menggunakan tenda, diminta menata kembali Losnya dengan mengganti tenda-tenda itu dengan atap seng. Meski harus memakan biaya yang tidak sedikit saat mengganti tenda-tenda itu dengan seng, sangat jarang terdengar ada keluhan dari para pedagang di Los ini. Alhasil, los-los yang sebelumnya terlihat semrawut dan tak beraturan bahkan rawan kebakaran, kini tertata rapi setelah dipasangi atap seng. Bukan hanya los, secara keseluruhan, Pasar Sentral Parigi mulai terlihat rapi. Tali-tali maupun tenda yang sebelumnya banyak terlihat bergantungan dan merusak pemandangan, kini tak ada lagi. Pedagang maupun pembeli juga sudah terlihat nyaman dengan kondisi itu.

Nah, Zakir dan jajarannya banyak menemui kendala yang cukup berat saat mengatasi para pedagang sayur-sayuran dan pedagang ikan, terutama di pagi hari. Zakir terlihat ekstra kerja keras untuk mengatasi para pedagang ini. Sebab, beberapa kali diminta agar tidak menjual ditempat-tempat yang dapat mengganggu pembeli yang datang ke pasar itu, para pedagang ini tetap saja datang dan menempatinya. Lantas apa yang dilakukannya agar para pedagang ini tidak menjual ditempat-tempat ‘terlarang’?. Ternyata Zakir punya  cara unik untuk mengatasinya. Caranya, Zakir setiap pagi melakukan patroli keliling pasar untuk menertibkan pedagang.

Ia memanfaatkan suaranya yang memang terdengar lantang untuk meneriaki pedagang yang masih ‘bandel’ untuk tidak menjual ditempat-tempat ‘terlarang’.  Bukan hanya suaranya, tapi Zakir juga mengandalkan suara knalpot dan klakson motornya yang terdengar bising untuk menertibkan pedagang. Tak heran bila sudah mendengar suara knalpot dan klakson motor yang keras, para pedagang sudah mengetahui bahwa Kepala Pasar, Muzakir sudah datang. Mendengar knalpot dan klakson yang dibunyikan, mereka bergegas meningglkan tempatnya dan berlarian mencari tempat ‘aman’.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

“Awas-awas, kepala pasar datang. Cepat-cepat jo, daripada mo dapa veto (marah) kepala pasar nanti’.  Kata-kata ini sering terlontar dari mulut pedagang sayur maupun pedagang ikan bila mendengar suara motor dan knalpot milik Muzakir yang nyaris menyerupai suara klakson mobil truk besar. Pada awalnya, para pedagang ini tak menghiraukan teriakan dan suara knalpot dan klakson sang kepala pasar. Mereka tetap saja datang dan menempati lokasi yang tidak diizinkan berdagang. Tapi Zakir juga tidak putus asa. Ia setiap hari juga datang memarahi pedagang ‘bandel’ dan membunyikan suara knalpot dan klakson motornya dalam waktu yang cukup lama. Ternyata, secara perlahan, para pedagang ini, mungkin sudah mulai malu atau jenuh dimarahi dan bosan mendengarkan suara knalpot dan klakson motor yang dibunyikan, secara perlahan tidak lagi menempati lokasi yang dilarang berjualan. Sebagian mereka sudha menyadari bahwa apa yang dilakukan sang kepala pasar tujuannya baik, yaitu para pedagang di pasar sentral bisa tertib dan tertata rapi, sehingga aktivitas jual beli dapat berjalan lancar dan nyaman.

Apa yang dilakukan Muzakir selaku Kepala Pasar mendapat apresiasi positif dari sebagian warga maupun pedagang.

“Tujuannya kepala pasar itu baik, supaya pasar ini tertata bagus,” kata Bambang, salah seorang pedagang setempat.

Demikian halnya Rizal, warga Desa Bambalemo juga menilai positif langkah Muzakir dalam melakukan penertiban.

“Hasilnya kan bagus. Meski caranya terkesan sangat tegas, tapi hasilnya pedagang jadi tertata rapi, pasar juga terlihat lebih baik dari sebelumnya,” ujar Rizal.

***

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Diduga Terlibat Korupsi, Jaksa Akan Periksa Sejumlah Wakil Rakyat

Sesudah

Ditjen Otda Kemendagri Kunjungi Dua Calon DOB

TerkaitPostingan

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Bupati Erwin Lepas 20 Mahasiswa ke Poltekesos, Bakal Lobi Kemensos soal Status Kedinasan

Bupati Erwin Lepas 20 Mahasiswa ke Poltekesos, Bakal Lobi Kemensos soal Status Kedinasan

27 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Pertanyakan Waktu Penyaluran DBH, Pemprov Sebut SK Rp24 Miliar Sudah Terbit

DPRD Parigi Moutong Pertanyakan Waktu Penyaluran DBH, Pemprov Sebut SK Rp24 Miliar Sudah Terbit

28 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In