Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Kematian Ibu Melahirkan Tinggi, Kinerja Dinkes Dapat Rapor Merah Dari Bupati

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
27 Desember 2016
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
27 Desember 2016

Baca Juga

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

PARIGI MOUTONG – Tingginya angka kematian bagi ibu melahirkan di Kabupaten Parigi Moutong membuat Bupati Samsurizal Tombolotutu, risau. Pasalnya, Kabupaten Parigi Moutong saat ini berada di urutan tertinggi, untuk tingkat kematian ibu melahirkan dari 13 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah.
“Saya berharap Dinas Kesehatan lebih meningkatkan kinerjanya, khususnya dalam menekan tingginya angka kematian ibu melahirkan,” ujar Bupati Samsurizal kepada Koran SonguLara, dikediamannya.
Bupati Samsurizal menilai, tingginya angka kematian ibu melahirkan itu, dikarenakan kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak dinas kesehatan setempat.
“Meski kami sudah memiliki tiga rumah sakit, setiap desa sudah memiliki puskesmas atau polindes, tetap saja angka kematian ibu melahirkan masih tinggi. Perlu dicari tau dimana letak permasalahannya, dapat dipastikan salahsatunya karena kurang sosialisasi,” sesal mantan Dandim Sidrap itu.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Samsurizal sempat menuturkan di suatu desa di wilayah Parigi Moutong, tentang seorang  ibu yang mati meninggal saat melahirkan, padahal kediamannya tepat berada di belakang Puskesmas.
“Tentu kejadian ini sangat ironis, warga lebih memilih ditolong oleh dukun dibanding petugas kesehatan, yang nota bene tinggal di puskesmas belakang rumahnya,” ungkapnya.
Sebagai solusi untuk menekan tingginya angka kematian ibu melahirkan, Bupati Samsurizal berjanji dalam waktu dekat akan memerintahkan Kadis Kesehatan, Revi Tilaar, agar segera melakukan evaluasi terhadap seluruh pimpinan puskesmas yang ada di Parigi Moutong. Selain itu juga, Bupati Samsurizal meminta kepada dinas kesehatan untuk memberikan pelatihan kepada para dukun beranak, yang saat ini masih menjadi pilihan ibu-ibu  di desa- desa sebagai penolong saat melahirkan. RUDI MARTISANDI
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Kurang Dukungan APBD, Bappeda Akui Pembangunan Belum Merata

Sesudah

Rp 51 M Anggaran Pilkada Belum Jelas

TerkaitPostingan

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Temui Wamendagri, DPRD Parigi Moutong Dorong Optimalisasi DBH dan Pembiayaan PPPK

Temui Wamendagri, DPRD Parigi Moutong Dorong Optimalisasi DBH dan Pembiayaan PPPK

28 Juli 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 189 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

29 Juli 2026
Bupati Erwin Lepas 20 Mahasiswa ke Poltekesos, Bakal Lobi Kemensos soal Status Kedinasan

Bupati Erwin Lepas 20 Mahasiswa ke Poltekesos, Bakal Lobi Kemensos soal Status Kedinasan

27 Juli 2026
Rahmawati M. Nur Dorong Pembenahan Drainase Kota Parigi Masuk Prioritas Pembangunan

Rahmawati M. Nur Dorong Pembenahan Drainase Kota Parigi Masuk Prioritas Pembangunan

29 Juli 2026

Artikel Terkini

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In