Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Kematian Ibu Melahirkan Tinggi, Kinerja Dinkes Dapat Rapor Merah Dari Bupati

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
27 Desember 2016
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
27 Desember 2016

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 109 km TimurLaut PULAUSARINGI-NTB

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 125 km TimurLaut PULAUSARINGI-NTB

Enam Motif Batik Parigi Moutong Kantongi Hak Cipta, Motif Saga Jadi Identitas Daerah

PARIGI MOUTONG – Tingginya angka kematian bagi ibu melahirkan di Kabupaten Parigi Moutong membuat Bupati Samsurizal Tombolotutu, risau. Pasalnya, Kabupaten Parigi Moutong saat ini berada di urutan tertinggi, untuk tingkat kematian ibu melahirkan dari 13 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah.
“Saya berharap Dinas Kesehatan lebih meningkatkan kinerjanya, khususnya dalam menekan tingginya angka kematian ibu melahirkan,” ujar Bupati Samsurizal kepada Koran SonguLara, dikediamannya.
Bupati Samsurizal menilai, tingginya angka kematian ibu melahirkan itu, dikarenakan kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak dinas kesehatan setempat.
“Meski kami sudah memiliki tiga rumah sakit, setiap desa sudah memiliki puskesmas atau polindes, tetap saja angka kematian ibu melahirkan masih tinggi. Perlu dicari tau dimana letak permasalahannya, dapat dipastikan salahsatunya karena kurang sosialisasi,” sesal mantan Dandim Sidrap itu.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Samsurizal sempat menuturkan di suatu desa di wilayah Parigi Moutong, tentang seorang  ibu yang mati meninggal saat melahirkan, padahal kediamannya tepat berada di belakang Puskesmas.
“Tentu kejadian ini sangat ironis, warga lebih memilih ditolong oleh dukun dibanding petugas kesehatan, yang nota bene tinggal di puskesmas belakang rumahnya,” ungkapnya.
Sebagai solusi untuk menekan tingginya angka kematian ibu melahirkan, Bupati Samsurizal berjanji dalam waktu dekat akan memerintahkan Kadis Kesehatan, Revi Tilaar, agar segera melakukan evaluasi terhadap seluruh pimpinan puskesmas yang ada di Parigi Moutong. Selain itu juga, Bupati Samsurizal meminta kepada dinas kesehatan untuk memberikan pelatihan kepada para dukun beranak, yang saat ini masih menjadi pilihan ibu-ibu  di desa- desa sebagai penolong saat melahirkan. RUDI MARTISANDI
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Kurang Dukungan APBD, Bappeda Akui Pembangunan Belum Merata

Sesudah

Rp 51 M Anggaran Pilkada Belum Jelas

TerkaitPostingan

Enam Motif Batik Parigi Moutong Kantongi Hak Cipta, Motif Saga Jadi Identitas Daerah

Enam Motif Batik Parigi Moutong Kantongi Hak Cipta, Motif Saga Jadi Identitas Daerah

17 Agustus 2026
Batik Sambulu Gana Segera Kantongi HAKI, Pemda Parigi Moutong Bidik Pasar Internasional

Batik Sambulu Gana Segera Kantongi HAKI, Pemda Parigi Moutong Bidik Pasar Internasional

15 Agustus 2026
Virus ASF Mengintai Ternak Babi di Parigi Moutong, Peternak Diimbau Waspada

Virus ASF Mengintai Ternak Babi di Parigi Moutong, Peternak Diimbau Waspada

15 Agustus 2026
FKPP Parigi Moutong Resmi Terbentuk, Wadah Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Pesantren

FKPP Parigi Moutong Resmi Terbentuk, Wadah Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Pesantren

6 Agustus 2026
Hestiwati Ingatkan Pengurus TP-PKK Tertib Kelola Dana Hibah

Hestiwati Ingatkan Pengurus TP-PKK Tertib Kelola Dana Hibah

6 Agustus 2026
Ketua TP-PKK Parigi Moutong Yakin Ecoprint Bisa Jadi Peluang Usaha Baru Keluarga

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Yakin Ecoprint Bisa Jadi Peluang Usaha Baru Keluarga

6 Agustus 2026

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 77 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

16 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 6.4 M Guncang 10 km Tenggara SIMALUNGUN-SUMUT

15 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 47 km BaratLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

15 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 45 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

15 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 46 km BaratLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

17 Agustus 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 109 km TimurLaut PULAUSARINGI-NTB

18 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 125 km TimurLaut PULAUSARINGI-NTB

18 Agustus 2026
Enam Motif Batik Parigi Moutong Kantongi Hak Cipta, Motif Saga Jadi Identitas Daerah

Enam Motif Batik Parigi Moutong Kantongi Hak Cipta, Motif Saga Jadi Identitas Daerah

17 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 84 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

17 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 86 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

17 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In