Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Distanak Dianggap Lalai, Bantuan Rp1 M Batal Dikucurkan

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
26 Desember 2016
A A

Parigi Moutong – Kabupaten Parigi Moutong seharusnya mendapatkan kucuran tambahan anggaran dari APBN 2016 senilai Rp1 milyar. Sayangnya, bantuan tersebut dibatalkan dikucurkan. Pasalnya, hingga bulan Desember ini, item kegiatan yang dibiayai APBN itu tak kunjung dilaksanakan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak).

Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai, mengaku kecewa dengan sikap pihak Distanak Parigi Moutong. Karena sebelumnya, ia mengaku tidak pernah menerima laporan terkait tambahan APBN senilai Rp1 miliar untuk pengadaan bibit jagung hibrida untuk areal seluas 1250 hektar.

“Saya juga baru terima laporan dari Kadistanak tentang tidak termanfaatkannya anggaran itu, saat di Labuan kemarin. Saya akui, ini lepas dari pantauan saya, karena sebelumnya tidak pernah dilaporkan kepada saya,” ungkap Wabup saat menghadiri acara panen di Desa Petapa Kecamatan Parigi Tengah, belum lama ini.

Baca Juga

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Badrun mengatakan, pihaknya sempat mempertanyakan hal ini kepada pihak ULP. Berdasarkan keterangan yang diterimanya, pihak Distanak terlambat mengajukan proses pelelangan. Padahal, proses pengadaan bibit tersebut bisa dilakukan dengan mekanisme penunjukan langsung (PL).

Seharusnya kata dia, pihak Dinas bisa menunjuk langsung siapa rekanan yang mengadakan. Kemudian semua prosesnya harus dilaporkan sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi.

Tidak termanfaatkan anggaran itu lanjut Badrun, praktis mempengaruhi target peningkatan produksi dan penanaman jagung hibrida di daerah ini. Padahal, program nasional pemerintah pusat yakni Upaya Khusus (Upsus), dimana salah satu komoditinya adalah Jagung.
Dia memastikan, kelalaian Distanak kali ini akan menjadi bahan evaluasi, karena daerah ini telah dirugikan dengan sikap tersebut. Untungnya untuk komoditi Padi, Parigi Moutong masih mencapai target sesuai yang ditetapkan pemerintah pusat. Meskipun pada tahun sebelumnya, untuk tiga komoditi Padi, Jagung dan Kedelai (Pajala) mencapai target.
“Sangat disayangkan sebenarnya. Pak Bupati juga telah mengetahui hal ini. Mudah-mudahan kelalaian yang sama tidak terjadi lagi di dinas terkait,” harapnya. MAROON

ShareTweet
Previous Post

Rumah Transmigrasi Moian Siap Ditempati

Next Post

Wabup: PPRG Harus Berkesinambungan

Artikel Lainnya

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

13 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026
Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

13 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026

Terpopuler

  • Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

    Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In