Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

APBD-P 2016, DPRD Dapat ‘Jatah’ Rp4 M

songularaolehsongulara
17 Oktober 2016
Waktu Membaca: 1 min baca
songularaolehsongulara
17 Oktober 2016

PARIGI MOUTONG– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong mendapat ‘jatah’ Rp4 milyar pada APBD Prubahan Tahun 2016. Angka ini sedikit lebih kecil dari usulan DPRD sebelumnya yakni Rp9 milyar.

Besaran anggaran ini sempat menjadi perdebatan hangat antara Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Bahkan pembahasannya harus melalui penundaan saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan 2016 dilakukan.

Ketua DPRD Parigi Moutong, Santo SE menjelaskan, tambahan anggaran tersebut bukan untuk kepentinghan pribadi, namun untuk keperluan pemerintah.

Santo mencontohkan seperti proses pembahasan pengajuan empat rancanangan peraturan daerah (Raperda). Untuk membahas satu raperda saja bisa menelan anggaran Rp400juta-Rp500 juta.

Baca Juga

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

Apabila ada empat raperda, tentunya akan menghabiskan anggaran hingga mencapai Rp2 milyar lebih.

“Besarnya biaya selama memproses raperda karena kami harus melakukan konsultasi ke Jakarta dan konsultasinya itu tidak main-main,” ujar Santo kepada Songulara, belum lama ini.

Menunjang usulan raperda pemerintah tahun ini dan raperda APBD 2017 nantinya, menurut Santo, memerlukan biaya perjalanan konsultasi dan Rp4 milyar ketambahan yang didapatkan inilah yang akan dimanfaatkan untuk kebutuhan itu.

“Kami baru saja mengundang pihak TAPD untuk membahas terkait ketambahan anggaran. Angka Rp4 milyar ini mungkin dianggap besar. Namun setelah diplot ternyata tidak seperti yang diharapkan. Kasihan sekali saya melihat ketambahan anggaran cuma seperti itu,” keluhnya.

Kondisi memprihatinkan tambahnya terlihat dari jatah konsultasi ditingkat propinsi yang terbilang sedikit. Untuk konsultasi di propinsi, pihaknya hanya mendapat satu kali jatah konsultasi.

Sementara asistensi anggaran ditingkat propinsi bisa terjadi sampai dua kali, yakni asistensi untuk APBD-P 2016 dan RAPBD 2017.

“Bahkan untuk perjalanan tujuan DOB ke Jakarta kemarin kami masih ngutang. Tetap dilakukan karena kami wajib hadir, mau tidak mau harus hadir walaupun harus ngutang,” terangnya.

Namun ia memaklumi jika anggaran untuk DPRD hanya sebatas itu meski konsekuensinya  banyak anggaran kebgiatan mereka harus dikurangi. FARA

ShareTweetKirim
songulara

songulara

Sebelum

Moutong dan Tomini Raya Masuk DOB Prioritas

Sesudah

Bulan Ini, Anggota DPRD Asal Gerindra di PAW

TerkaitPostingan

Perumda Disiapkan, Pemkab Parigi Moutong Bidik Potensi SDA untuk Tambah PAD

Perumda Disiapkan, Pemkab Parigi Moutong Bidik Potensi SDA untuk Tambah PAD

15 September 2026
Pemkab Parigi Moutong Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Bidik Wajib Pajak Belum Terdata

Pemkab Parigi Moutong Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Bidik Wajib Pajak Belum Terdata

15 September 2026
Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

5 Maret 2026
PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

3 Februari 2026
ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

15 Desember 2025
30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

10 April 2025

Pilihan Editor

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026

Artikel Terkini

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In