Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Bahan Berbahaya Ditemukan di Sejumlah Pasar

songularaolehsongulara
9 Juni 2016
Waktu Membaca: 2 mins baca
songularaolehsongulara
9 Juni 2016

Baca Juga

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Tambang Kayuboko Berujung Gugatan PTUN, JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati

PARIGI MOUTONG – Balai POM Kota Palu bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong menemukan beberapa jenis bahan berbahaya dalam campuran makan dan jenis obat-obatan yang diperdagangkan secara bebas. Hal tersebut ditemukan, setelah melakukan inspeksi kesejumlah pasar tradisional di Kabupaten Parigi Moutong.
Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, dr. Revy Tilaar mengungkapkan, berdasarkan hasil inspeksi yang dilakukan Dinkes bersama Balai POM Kota Palu dan sejumlah SKPD terkait, ditemukan ada beberapa pedagang yang menggunakan jenis bahan berbahaya seperti Boraks pada penggiling daging untuk proses pembuatan bakso di Pasar Tolai Kecamatan Torue.
Sesuai keterangan penggiling daging kata Revy, mereka tidak mengetahui jika apa yang mereka campurkan pada saat menggiling daging tersebut adalah Boraks. Mereka mengetahui bahwa benda yang dicampurkan itu adalah Bleng yang dikemas dalam kotak, fungsinya agar daging menjadi empuk.
“Memang ada kode izin dari Balai POM dikemasan yang mereka ketahui Bleng itu, tapi dari Balai POM Palu sendiri menyatakan itu bukan kode resmi mereka,” ujar Revy.
Selain itu kata Revy, pada beberapa jenis kerupuk juga ditemukan Rhodamin B atau pewarna berbahaya karena mengandung bahan kimia yang tidak dapat dicampurkan pada makanan di Pasar Tolai. Selain itu, juga ditemukan beberapa konsmetik berbahaya yang diracik seperti Walet.
Sementara untuk Pasar Toribulu ungkapnya, berdasarkan hasil inspeksi banyak ditemukan obat-obatan keras yang seharusnya tidak dijual bebas. Salah satu diantaranya, obat antibiotik merek Amoxicilin dan obat tekanan darah yang telah disita dari pedagang karena menyalahi aturan.
Berdasarkan aturan katanya, untuk obat-obatan berlogo merah tidak boleh dijual bebas, karena oabt itu hanya boleh dijual di Apotik saja.
“Karena, aturan pakainya dan yang mengkonsumsinya harus diperiksa dulu kesehatannya dan diresepkan oleh dokter,” ungkapnya.
Sedangkan di Pasar Inpres Tagunu Parigi ujarnya, dalam bahan campuran olahan makanan, pihaknya tidak menemukan kandungan bahan berbahaya. Namun, sempat menemukan obat kuat herbal merek Kuda Larat yang tidak lagi diperbolehkan untuk dijual, karena mengandung zat kimia serta kosmetik yang tidak terdaftar.
Dia menambahkan, beberapa produk yang mengandung bahan berbahaya tersebut langsung disita dan dibuatkan berita acaranya lalu diserahkan ke Balai POM Palu untuk dimusnahkan.
Menurut dia, penindakan yang dilakukan masih sebatas pembinaan. Namun, dengan penyitaan yang dilakukan secara ekonomi pedagang tersebut mengalami kerugian jutaan rupiah.
“Menurut pedagang, mereka menemukan obat-obatan itu dari Kota Palu dan ada juga dari beberapa mobil kampas yang menitipkan kepada mereka,” katanya.
Sementar Kepala Balai POM Kota Palu, Safriansyah mengatakan, intensivikasi jelang Bulan Suci Ramadhan yang mereka dilakukan bersama dinas terkait tersebut, merupakan langkah tepat untuk melindungi konsumen dari kecurangan oknum pedagang.
Menurut dia, untuk menetapkan makanan tersebut mengandung bahan kimia tahu tidak, pihaknya mengambil terlebih dahulu sample beberapa jenis makanan yang dicurigai mengadung bahan tersebut. Tujuannya, untuk melakukan uji pada laboratorium keliling yang disiapkan pihaknya.
“Dalam waktu tiga jam, hasil uji yang kami lakukan sudah menemukan hasil atas kandungan makanan yang diambil tadi samplenya,” kata dia.
Dia menambahkan, penyitaan yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk perlindungan. Seperti penyitaan obat kuat yang berkedok mengandung bahan herbal, padahal sebenarnya mengandung bahan kimia berbahaya.”Dengan begitu masyarakat tanpa takut mengkonsumsi obat itu, karena obat herbal. Padahal, sebenarnya sangat berbahaya,” tuturnya.
Kegiatan inspeksi tersebut juga diikuti Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Parigi Moutong serta Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Kabupaten Parigi Moutong. MAROON/DENIAS

ShareTweetKirim
songulara

songulara

Sebelum

HUT Kabupaten Parigi Moutong ke 14

Sesudah

Pasar Kuliner Ramadhan Bebas BTP Berbahaya

TerkaitPostingan

Perumda Disiapkan, Pemkab Parigi Moutong Bidik Potensi SDA untuk Tambah PAD

Perumda Disiapkan, Pemkab Parigi Moutong Bidik Potensi SDA untuk Tambah PAD

15 September 2026
Pemkab Parigi Moutong Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Bidik Wajib Pajak Belum Terdata

Pemkab Parigi Moutong Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Bidik Wajib Pajak Belum Terdata

15 September 2026
Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

5 Maret 2026
PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

3 Februari 2026
ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

15 Desember 2025
30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

10 April 2025

Pilihan Editor

Tenaga Kerja Konstruksi Dituntut Kompeten, PUPRP Parigi Moutong Gelar Pelatihan dan Uji Sertifikasi

Tenaga Kerja Konstruksi Dituntut Kompeten, PUPRP Parigi Moutong Gelar Pelatihan dan Uji Sertifikasi

15 September 2026
Bupati Erwin Bentuk Tim Terpadu, Dugaan Permainan BBM Bersubsidi Diselidiki

Bupati Erwin Bentuk Tim Terpadu, Dugaan Permainan BBM Bersubsidi Diselidiki

15 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026
Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

15 September 2026

Artikel Terkini

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026
Tambang Kayuboko Berujung Gugatan PTUN, JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati

Tambang Kayuboko Berujung Gugatan PTUN, JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati

19 September 2026
Seragam Gratis Belum Menjangkau Madrasah, DPRD Parigi Moutong Minta Pemkab Perluas Program

Seragam Gratis Belum Menjangkau Madrasah, DPRD Parigi Moutong Minta Pemkab Perluas Program

16 September 2026
47 Kasus Kusta Ditemukan di Parigi Moutong, Dinkes Perkuat Deteksi Dini

47 Kasus Kusta Ditemukan di Parigi Moutong, Dinkes Perkuat Deteksi Dini

16 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In