Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Gedung SDK Jononunu Tak Layak

songulara by songulara
28 Maret 2016
A A

Baca Juga

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

PARIGI MOUTONG –Sekolah Dasar Kecil (SDK) yang berada di Desa Jononunu, Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong sangat memprihatinkan dan tidak layak untuk digunakan sebagai sarana belajar mengajar.
Kepala Desa (Kades) Jononunu, Sabarudin HB Lawasa, kepada media ini, Rabu 23 Maret 2016 menjelaskan, jika dilihat dari kondisi bangunan, SDK tersebut sudah tidak layak lagi untuk dijadikan tempat belajar mengajar layaknya sekolah pada umumnya. Sebab dari segi bangunannya, papannya sudah lapuk, dinding belakangnya juga sudah dipasang dinding bantuan yaitu ram.
Apalagi penyekatan atau pemisah antara ruang yang satu dengan ruang yang lainnya, seperti tidak adalagi ruang pemisah. begitupun halnya mobiler yang tersedia seperti meja, kursi, kondisinya juga sangat memprihatinkan.” Katanya.
Menurutnya, kondisi bangunan seperti itu menurut sejumlah guru kepadanya selaku pemerintah Desa, konsentrasi siswa menjadi terganggu saat mengikuti proses belajar mengajar.
“Siswa yang berada di ruang yang satu deng ruang yang ada di sebelahnya sangat terganggu, karena dinding pemisah kelas sudah rusak parah,” katanya.
Ia mengatakan, kondisi sekolah itu sudah disampaikan oleh pihak sekolah kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan. Pihak Dinas Pendidikan mengaku akan memberikan perhatian serius terhadap kondisi sekolah itu. Sayangnya hingga saat ini, bentuk perhatian itu belum terwujud.
“Janji masih sebatas janji, belum terealisasi,” katanya.
Saat ini kata dia, untuk proses belajar kelas satu, terpaksa hanya menggunakan ruang perpustakaan, karena ruangan kelas satu sangat memprihatinkan. Tiga kelas lainnya, kondisinya juga sangat memprihatinkan.
ia merngungkapkan, pada tahun 2015 , ada bantuan melalui dana BOS untuk perbaikan ruang kelas. Akan tetapi ruangan yang ditempati kelas satu, dua dan tiga tersebut, tidak mengakomodir rehab ruang kelas.
“Saat ini ruang kelas itu, begitu-begitu saja,” tuturnya.
Ia juga mempertanyakan peran aktif UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Parigi Tengah dalam menyikapi berbagai keluhan terkait masalah pendidikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten. Terkesan, komunikasi antara UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Parigi Tengah dan Dinas Pendidikan Kabupaten tidak berjalan baik.
Ia berharap pihak Dinas Pendidikan tergugah hatinya untuk melihat langsung kondisi sekolah tersebut dan berupaya mencari solusi untuk perbaikannya.
“Apalagi ini menyangkut pendidikan, maka harus betul-betul serius memberikan perhatian,”ucapnya. IWAN TJ/TOMMY

ShareTweet
Previous Post

Jumlah Peserta UN 5.581 Orang

Next Post

Taman Refleksi di Rutan Olaya

Artikel Lainnya

PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

3 Februari 2026
ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

9 Agustus 2025
30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

8 Januari 2025

Mediasi Tak Temui Kata Sepakat, Kasus Dugaan Penganiayaan Lanjut ke Proses Hukum

7 November 2024

KPUD Tetapkan Amrullah-Ibrahim Paslon Pemilukada 2024

29 Oktober 2024

Kapolda Sidak Sejumlah Lokasi Pengamanan Pilkada 2024

20 Oktober 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026
Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

15 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In