Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Gedung SDK Jononunu Tak Layak

songulara by songulara
28 Maret 2016
A A

Baca Juga

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

PARIGI MOUTONG –Sekolah Dasar Kecil (SDK) yang berada di Desa Jononunu, Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong sangat memprihatinkan dan tidak layak untuk digunakan sebagai sarana belajar mengajar.
Kepala Desa (Kades) Jononunu, Sabarudin HB Lawasa, kepada media ini, Rabu 23 Maret 2016 menjelaskan, jika dilihat dari kondisi bangunan, SDK tersebut sudah tidak layak lagi untuk dijadikan tempat belajar mengajar layaknya sekolah pada umumnya. Sebab dari segi bangunannya, papannya sudah lapuk, dinding belakangnya juga sudah dipasang dinding bantuan yaitu ram.
Apalagi penyekatan atau pemisah antara ruang yang satu dengan ruang yang lainnya, seperti tidak adalagi ruang pemisah. begitupun halnya mobiler yang tersedia seperti meja, kursi, kondisinya juga sangat memprihatinkan.” Katanya.
Menurutnya, kondisi bangunan seperti itu menurut sejumlah guru kepadanya selaku pemerintah Desa, konsentrasi siswa menjadi terganggu saat mengikuti proses belajar mengajar.
“Siswa yang berada di ruang yang satu deng ruang yang ada di sebelahnya sangat terganggu, karena dinding pemisah kelas sudah rusak parah,” katanya.
Ia mengatakan, kondisi sekolah itu sudah disampaikan oleh pihak sekolah kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan. Pihak Dinas Pendidikan mengaku akan memberikan perhatian serius terhadap kondisi sekolah itu. Sayangnya hingga saat ini, bentuk perhatian itu belum terwujud.
“Janji masih sebatas janji, belum terealisasi,” katanya.
Saat ini kata dia, untuk proses belajar kelas satu, terpaksa hanya menggunakan ruang perpustakaan, karena ruangan kelas satu sangat memprihatinkan. Tiga kelas lainnya, kondisinya juga sangat memprihatinkan.
ia merngungkapkan, pada tahun 2015 , ada bantuan melalui dana BOS untuk perbaikan ruang kelas. Akan tetapi ruangan yang ditempati kelas satu, dua dan tiga tersebut, tidak mengakomodir rehab ruang kelas.
“Saat ini ruang kelas itu, begitu-begitu saja,” tuturnya.
Ia juga mempertanyakan peran aktif UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Parigi Tengah dalam menyikapi berbagai keluhan terkait masalah pendidikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten. Terkesan, komunikasi antara UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Parigi Tengah dan Dinas Pendidikan Kabupaten tidak berjalan baik.
Ia berharap pihak Dinas Pendidikan tergugah hatinya untuk melihat langsung kondisi sekolah tersebut dan berupaya mencari solusi untuk perbaikannya.
“Apalagi ini menyangkut pendidikan, maka harus betul-betul serius memberikan perhatian,”ucapnya. IWAN TJ/TOMMY

ShareTweet
Previous Post

Jumlah Peserta UN 5.581 Orang

Next Post

Taman Refleksi di Rutan Olaya

Artikel Lainnya

Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

5 Maret 2026
PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

3 Februari 2026
ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

9 Agustus 2025
30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

8 Januari 2025

Mediasi Tak Temui Kata Sepakat, Kasus Dugaan Penganiayaan Lanjut ke Proses Hukum

7 November 2024

KPUD Tetapkan Amrullah-Ibrahim Paslon Pemilukada 2024

29 Oktober 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026
Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

9 Juli 2026

Terpopuler

  • Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NasDem Berangkatkan Umroh Lima Imam Masjid Asal Parigi Moutong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik, Pemda Parigi Moutong akan Terima Kurang Salur DBH Rp60 M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In