Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemberian TPP Perlu Kedepankan Asas Pemerataan dan Kepatuhan

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
27 Maret 2019
A A

Baca Juga

Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

Kajian Unpad Jadi Acuan Revisi RTRW Parigi Moutong

Bappelitbangda Jabarkan Visi Gerbang Desa ke Enam Program Prioritas

PARIGI MOUTONG – Rencana pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP) disambut antusias Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah telah melakukan sosialisasi tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ini di aula lantai dua kantor Bupati, Senin (25/3).
Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Dra Alina A Deu MSi mengatakan, TPP merupakan salah satu bentuk reward atau penghargaan kepada ASN. TPP diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan ASN sehingga produktifitas, motivasi, disiplin, dan kinerja meningkat. “TPP juga diberikan kepada ASN berdasarkan kriteria, beban kerja, kondisi kerja, kelangkaan profesi, prestasi kerja, tempat bertugas, kelas dan nilai jabatan,” kata Alina A Deu.
Namun, kata Alina ada parameter yang harus dipenuhi dalam pemberian TPP tersebut. Jika parameter tersebut tidak dapat dipenuhi oleh ASN, konsekuensinya akan dilakukan pemotongan TPP. Parameter tersebut mencakup aspek perilaku kerja dan prestasi kerja. Aspek perilaku kerja terdiri dari tidak masuk kerja, tidak mengikuti upacara, tidak mengikuti apel pagi dan pulang lebih cepat.
Sementara, untuk aspek prestasi kerja terdiri dari kebenaran hasil pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan dan ketepatan penggunaan bahan atau perlengkapan kerja “Aspek perilaku kerja dapat dilihat dari tidak masuk kerja tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. ASN yang tugas belajar tetapi tidak melapor kembali setelah selesai menjalankan tugas belajar serta ASN pulang cepat yaitu meninggalkan tempat bekerja sebelum ketentuan jam pulang bekerja yang telah ditentukan,” ungkapnya.
Alina menambahkan, bobot nilai aspek perilaku kerja sebesar 60 persen. Sehingga bagi ASN yang tidak masuk kerja mendapatkan potongan TPP 4 persen, tidak mengikuti upacara 3 persen, tidak mengikuti apel pagi dan absen pagi 1 persen dan pulang cepat sebesar 3 persen. “Khusus untuk bobot nilai aspek prestasi kerja sebesar 40 persen. Indikatornya meliputi kebenaran hasil pekerjaan 50 persen, ketetapan waktu penyelesaian pekerjaan 30 persen dan ketepatan penggunaan bahan perlengkapan kerja sebesar 20 persen,” paparnya.
Dalam pertemuan itu, peserta yang hadir tidak mempersoalkan berapa besaran potongan TPP. Yang banyak dipertanyakan justru pada angka atau berapa besaran yang akan diterima ASN berdasarkan kelas jabatan dan golongan. “Saya hanya mau bertanya berapa besaran TPP setiap ASN dan kapan dibayarkan,” ujar Camat Toribulu, Drs. H. Hamzah.
Peserta lainnya menyarankan agar tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang diberikan kepada ASN, tetap mempertimbangkan asas pemerataan dan kepatuhan. “Rekomendasi BPK RI, harusnya pemberian TPP diberikan kepada seluruh OPD, bukan hanya lima OPD. Kita ingin memperbaiki kesalahan itu, jangan sampai terulang lagi,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Moh. Yasir, SE MM.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran SSTP, MAP yang juga hadir mengikuti sosialisasi itu mengatakan, pemberian TPPdibayarkan berdasarkan beban kerja, tanggungjawab dan resiko pekerjaan.
Namun katanya, pemberian TPP itu juga harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Mantan Kadis PUPRP Kabupaten Parigi Moutong ini menyarankan, agar tim yang menyusun regulasi pemberian TPP ini untuk kembali duduk bersama mencari formulasi yang ideal sehingga pemberian TPP itu tidak menimbulkan polemik. “Yang perlu menjadi pertimbangan, jangan sampai ada pegawai yang ‘berkeringat’ jutru mendapatkan TPP yang tidak sesuai dengan beban kerjanya. Sebaliknya ada pegawai yang ‘tidak berkeringat’ justru memperoleh TPP yang besar,” kata Zulfinasran.
Sementara itu, Sekretaris Daerah H, Ardi SPd MM yang menghadiri langsung sosialisasi itu memastikan TPP bagi ASN di Kabupaten Parigi Moutong akan dibayarkan sekitar April atau Mei 2019, sembari menunggu regulasi pelaksanaannya dalam bentuk Peraturan Bupati “Insya Allah akan dibayarkan, apakah sebelum atau sesudah lebaran kita menunggu aturan pelaksanaannya dalam bentuk Peraturan Bupati,” kata Sekretaris Daerah.

ShareTweet
Previous Post

30 Desa di Parigi Moutong Telah Ajukan Pencairan DD

Next Post

Samsurizal : Saya Tetap Perhatikan Kecamatan Moutong

Artikel Lainnya

Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

10 Maret 2026
Kajian Unpad Jadi Acuan Revisi RTRW Parigi Moutong

Kajian Unpad Jadi Acuan Revisi RTRW Parigi Moutong

10 Maret 2026
Bappelitbangda Jabarkan Visi Gerbang Desa ke Enam Program Prioritas

Bappelitbangda Jabarkan Visi Gerbang Desa ke Enam Program Prioritas

10 Maret 2026
Satgas MBG Parigi Moutong Tingkatkan Pengawasan Dapur Program MBG

Satgas MBG Parigi Moutong Tingkatkan Pengawasan Dapur Program MBG

9 Maret 2026
Tak Lagi Tiga Bulan Sekali, Gaji Kades di Parigi Moutong Segera Dibayar Tiap Bulan

Tak Lagi Tiga Bulan Sekali, Gaji Kades di Parigi Moutong Segera Dibayar Tiap Bulan

9 Maret 2026
Program Cerdas Bersama Awali Sekolah Gratis di Parigi Moutong

Program Cerdas Bersama Awali Sekolah Gratis di Parigi Moutong

8 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

10 Maret 2026
Kajian Unpad Jadi Acuan Revisi RTRW Parigi Moutong

Kajian Unpad Jadi Acuan Revisi RTRW Parigi Moutong

10 Maret 2026
Bappelitbangda Jabarkan Visi Gerbang Desa ke Enam Program Prioritas

Bappelitbangda Jabarkan Visi Gerbang Desa ke Enam Program Prioritas

10 Maret 2026

Terpopuler

  • Tak Lagi Tiga Bulan Sekali, Gaji Kades di Parigi Moutong Segera Dibayar Tiap Bulan

    Tak Lagi Tiga Bulan Sekali, Gaji Kades di Parigi Moutong Segera Dibayar Tiap Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Watimpres Dijadwalkan Berkunjung ke Parigi Moutong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satgas MBG Parigi Moutong Tingkatkan Pengawasan Dapur Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Cerdas Bersama Awali Sekolah Gratis di Parigi Moutong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In