PARIGI MOUTONG – Mewakili Bupati Parigi Moutong, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur, menghadiri kegiatan serah terima hasil pekerjaan pembangunan tangki septik skala individual dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung TPS3R Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Senin (23/2/2026).
Dalam sambutannya, Adrudin Nur menyampaikan apresiasi kepada jajaran perangkat daerah, camat, kepala desa, kelompok swadaya masyarakat, tenaga fasilitator lapangan, serta seluruh pihak yang telah bekerja sehingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai ketentuan kontrak dan spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mendukung percepatan pembangunan sanitasi permukiman sebagaimana tertuang dalam paket kebijakan kepala daerah dan implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten untuk sektor air limbah dan persampahan. Upaya itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, pelayanan dasar, dan fasilitas publik guna mendukung pertumbuhan daerah serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Parigi Moutong, lanjutnya, akan memastikan terselenggaranya pembinaan dan pendampingan lanjutan bagi kelompok pengelola. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknis operasional, seperti pemilahan sampah, pengolahan sampah organik menjadi kompos, pengelolaan sampah anorganik bernilai ekonomi, serta pengoperasian sarana dan peralatan TPS3R. Selain itu, penguatan kapasitas manajemen juga dilakukan, mencakup administrasi, pencatatan volume sampah, pengelolaan iuran, hingga penyusunan laporan kegiatan agar operasional TPS3R berjalan transparan dan akuntabel.
“Saya mengajak seluruh pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung keberlanjutan operasional TPS3R ini melalui perubahan perilaku, terutama dalam membiasakan pemilihan sampah dari rumah tangga. Tanpa partisipasi aktif masyarakat, fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit ini tidak akan memberikan hasil yang optimal” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap TPS3R tidak hanya mengurangi timbunan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Parigi Moutong.
“Perlu saya ingatkankan bahwa setiap aset yang telah diserahterimakan menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dirawat. Pemerintah daerah akan terus melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan keberlanjutan fungsi dan kualitas hasil pekerjaan ini.” pungkasnya.
Di akhir sambutannya, Adrudin Nur berharap pembangunan tersebut memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Kabupaten Parigi Moutong yang maju, mandiri, dan berkelanjutan melalui Gerbang Desa.*






