PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) mengalokasikan 33,84 ton benih jagung varietas Bioseed untuk lahan seluas 2.256 hektare pada musim tanam 2026.
“Benih jagung yang akan disalurkan merupakan varietas Bioseed untuk lahan seluas 2.256 hektare,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas TPHP Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya, di Parigi, Sabtu (14/2).
Ia menjelaskan, bantuan tersebut dijadwalkan disalurkan pada Maret 2026 guna mendukung rencana tanam periode April hingga Oktober 2026. Penyaluran lebih awal dilakukan agar petani memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan lahan dan pola tanam.
Menurutnya, benih jagung itu merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi dan produktivitas jagung di daerah.
Rencananya, bantuan tersebut akan diberikan kepada kelompok petani jagung di sejumlah kecamatan, yakni Parigi Selatan, Parigi Tengah, Siniu, Ampibabo, Mepanga, Ongka Malino, dan Bolano.
“Kelompok petani yang menerima bantuan ini sudah terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan), sehingga penyalurannya berbasis data dan tepat sasaran,” kata dia.
Ia menambahkan, varietas Bioseed dipilih karena dinilai adaptif terhadap kondisi lahan di Parigi Moutong serta memiliki potensi hasil yang baik apabila dikelola dengan teknik budidaya yang tepat.
Melalui bantuan tersebut, pemerintah daerah berharap produksi jagung di Parigi Moutong dapat meningkat sekaligus memperkuat kontribusi sektor pertanian terhadap ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.
Dinas TPHP Parigi Moutong juga mengimbau petani penerima bantuan agar memanfaatkan benih sesuai peruntukan serta mengikuti pendampingan penyuluh pertanian guna memastikan hasil panen yang optimal.*









Comments 1