Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Mutu Pendidikan di Parigi Moutong Meningkat, Nilai Rapor Pendidikan dan Akreditasi Sekolah Naik

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
1 Mei 2026
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
3 Mei 2026
Mutu Pendidikan di Parigi Moutong Meningkat, Nilai Rapor Pendidikan dan Akreditasi Sekolah Naik

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sunarti. Foto: Isra/Ist

PARIGI MOUTONG – Upaya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong sepanjang 2025 menunjukkan hasil yang cukup positif. Evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong mencatat, sejumlah indikator kualitas pendidikan mengalami peningkatan, mulai dari nilai Rapor Pendidikan, Standar Pelayanan Minimal (SPM), hingga akreditasi sekolah.

Jika selama ini akses pendidikan kerap menjadi fokus utama pembangunan sektor pendidikan, data terbaru menunjukkan bahwa kualitas layanan juga mulai bergerak ke arah yang lebih baik.

Plt Kepala Disdikbud Parigi Moutong, Sunarti, mengatakan, peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu indikator penting dalam melihat efektivitas kebijakan pendidikan daerah. Menurut dia, kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari jumlah anak yang bersekolah, tetapi juga dari kualitas layanan dan hasil pembelajaran yang diterima peserta didik.

“Indikator kualitas layanan pendidikan menunjukkan tren yang sangat baik, baik dari sisi akreditasi maupun standar pelayanan,” kata Sunarti di Parigi, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga

Erwin Burase Pantau Revitalisasi Sekolah, Pastikan Pekerjaan Tuntas Tepat Waktu

Seragam Gratis Belum Menjangkau Madrasah, DPRD Parigi Moutong Minta Pemkab Perluas Program

Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

Data Disdikbud mencatat, nilai Rapor Pendidikan Kabupaten Parigi Moutong meningkat dari target 51,07 menjadi 61,78, atau setara dengan capaian 120,97 persen. Kenaikan itu menjadi indikator bahwa kualitas pembelajaran di sekolah mulai menunjukkan perbaikan.

Rapor Pendidikan sendiri merupakan instrumen evaluasi yang digunakan untuk memotret mutu pendidikan secara menyeluruh, termasuk kualitas pembelajaran, kompetensi peserta didik, serta tata kelola sekolah.

Peningkatan nilai rapor pendidikan menjadi sinyal bahwa sekolah-sekolah di Parigi Moutong mulai bergerak menuju perbaikan sistemik. Selain itu, indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan juga menunjukkan hasil positif. SPM pendidikan tercatat mencapai 82,14 dari target 78,36, atau setara dengan capaian 104,82 persen.

Capaian ini menunjukkan bahwa pemenuhan layanan dasar pendidikan, baik dari sisi sarana, tenaga pendidik, maupun layanan administratif, semakin mendekati standar yang ditetapkan pemerintah.

Tidak hanya pada kualitas pembelajaran dan layanan dasar, penguatan mutu pendidikan juga tercermin dari capaian akreditasi sekolah. Data Disdikbud menunjukkan, persentase sekolah terakreditasi mencapai 99,63 persen dari target 75,27 persen. Artinya, hampir seluruh sekolah di Parigi Moutong kini telah memenuhi standar penilaian kelembagaan yang ditetapkan. Akreditasi menjadi salah satu tolok ukur penting dalam menjamin kualitas tata kelola pendidikan, mulai dari proses belajar-mengajar, manajemen sekolah, hingga dukungan sarana dan prasarana.

Bagi Sunarti, capaian akreditasi yang hampir menyentuh angka sempurna menunjukkan adanya keseriusan sekolah dalam menjaga standar mutu pendidikan. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh dipandang sebagai akhir dari proses perbaikan.

Menurut dia, kualitas pendidikan harus terus ditingkatkan seiring dengan tuntutan perubahan zaman dan kebutuhan kompetensi peserta didik yang semakin berkembang.

“Kami telah mencapai target yang ditetapkan, namun capaian tersebut tidak boleh membuat kita terlena. Apa yang sudah diraih harus terus ditingkatkan, dengan menetapkan target yang lebih tinggi di masa mendatang,” ujarnya.

Sunarti menegaskan, peningkatan mutu pendidikan harus berdampak langsung pada kemampuan peserta didik dalam bersaing, baik di tingkat daerah maupun nasional. Ia berharap hasil evaluasi yang positif itu dapat menjadi pijakan untuk memperkuat kebijakan pendidikan di tahun-tahun berikutnya.

Sebab, kata dia, ukuran keberhasilan pendidikan tidak hanya berhenti pada indikator administratif, tetapi pada kualitas lulusan yang dihasilkan.

“Selain memastikan tidak ada anak putus sekolah, kita juga harus meningkatkan prestasi. Outputnya adalah menciptakan anak yang mampu bersaing dengan daerah lain, sehingga di manapun mereka menimba ilmu, mereka bisa masuk sesuai harapan,” kata Sunarti.

Di tengah tantangan pembangunan pendidikan yang semakin kompleks, peningkatan mutu layanan menjadi penanda bahwa pendidikan di Parigi Moutong tidak hanya bergerak memperluas akses, tetapi juga mulai memperkuat kualitas.

Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi peningkatan itu agar tidak berhenti pada angka evaluasi, melainkan benar-benar tercermin dalam kemampuan dan daya saing generasi yang dihasilkan.*

Tag: AkreditasiDisdikbud Parigi MoutongMutu PendidikanpendidikanRapor PendidikanStandar Pelayanan Minimal (SPM)
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Akses PAUD dan SD di Parigi Moutong Meningkat, Fondasi Pendidikan Dasar Dinilai Menguat

Sesudah

DPRD Parigi Moutong Soroti Kinerja Pemda, Minta Catatan LKPJ Segera Ditindaklanjuti

TerkaitPostingan

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

16 Oktober 2026
Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

16 Oktober 2026
Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

16 Oktober 2026
Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

16 Oktober 2026
Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

16 Oktober 2026
Target PAD Parigi Moutong Naik 45,2 Persen, BLUD Puskesmas Jadi Andalan

Target PAD Parigi Moutong Naik 45,2 Persen, BLUD Puskesmas Jadi Andalan

16 Oktober 2026

Artikel Terkini

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

16 Oktober 2026
Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

16 Oktober 2026
Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

16 Oktober 2026
Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

16 Oktober 2026
Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

16 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In