Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
14 Februari 2026
A A
Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Lokasi galian tambang ilegal buranga yang menewaskan seorang warga. Foto: ISTIMEWA

PARIGI MOUTONG – Tragedi longsor di Dusun V, Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, diduga terjadi di lokasi tambang emas ilegal yang dibiayai pemodal luar daerah berinisial DN, asal Jakarta.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis malam, 12 Februari 2026 itu, menewaskan seorang penambang lokal, Moh. Rifaldi alias Aco (32), warga Dusun II Desa Buranga. Korban meninggal dunia setelah tertimbun material tanah dan bebatuan.

“Yang meninggal itu warga Buranga. Dari keterangan warga, lokasi yang longsor pemilik lahannya warga lokal. Pemodalnya Ibu DN dari Jakarta,” kata Kepala BPD Buranga, Rizal, melalui sambungan telepon, Sabtu, 14 Februari 2026.

Baca Juga

Pangdam Nilai Tambang Ilegal di Parigi Moutong Ancam Ketertiban dan Keselamatan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

Ia mengungkapkan, DN disebut telah melakukan aktivitas pertambangan di Desa Buranga selama kurang lebih tiga bulan. Pada awalnya, aktivitas itu dilakukan bersama seorang pemodal lain bernama Reny, yang juga berasal dari luar daerah.

Lokasi tambang emas ilegal tersebut, berjarak sekitar 150 meter dari titik longsor pada 2021 yang menewaskan tujuh penambang.

Usai kejadian, menurut Rizal, para pemodal tidak lagi terlihat di lokasi. Bahkan, alat berat yang sebelumnya beroperasi diduga disembunyikan di kawasan hutan.

“Sampai hari ini para pemodal lari, mereka ketakutan karena peristiwa itu. Bahkan eksavator disembunyikan di hutan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dua warga sempat tertimbun dalam insiden tersebut. Satu orang selamat dan merupakan warga Desa Tomoli. Sementara Moh. Rifaldi tidak berhasil diselamatkan.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun meninggal dunia dalam perjalanan.

Berdasarkan keterangan saksi yang ikut mengevakuasi korban, longsor pertama sempat terjadi saat korban mengambil material di dalam lubang tambang. Moh. Rifaldi berhasil menyelamatkan diri.

Namun, ia kembali masuk ke dalam lubang untuk mengambil dulang yang tertinggal. Tak lama kemudian, material tanah dan bebatuan kembali longsor dan menimpa tubuhnya.

“Menurut saksi di lokasi, korban jatuh dalam posisi tengkurap. Saat evakuasi terpaksa menggunakan alat berat untuk menggali tumpukan lumpur,” ujar Rizal.

Beberapa saat setelah kejadian, pihaknya mengaku langsung melaporkan insiden tersebut kepada Wakapolres Parigi Moutong dan Polsek Ampibabo untuk ditindaklanjuti.

“Laporan sudah ditindaklanjuti, sekarang anggota kepolisian sudah di lokasi,” katanya.

Sementara itu, pihak keluarga korban, Fitri, mengatakan Moh. Rifaldi telah menambang sejak aktivitas tambang emas di Desa Buranga kembali beroperasi.

“Kami keluarga mendapat informasi sekitar pukul 23.00 WITA. Sepupu saya itu menambang di lokasi yang dikelola DN,” ujarnya.

Tragedi ini, kembali menyoroti maraknya aktivitas pertambangan emas ilegal di Kabupaten Parigi Moutong yang dinilai rawan bencana serta mengancam keselamatan warga.*

Tags: Korban LongsorPertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)PETI Buranga
ShareTweet
Previous Post

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

Next Post

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Artikel Lainnya

Leli Pariani Desak Penanganan Pencemaran Gilingan Beras di Tolai Barat

Leli Pariani Desak Penanganan Pencemaran Gilingan Beras di Tolai Barat

6 Maret 2026
Basuki Kritik Pengelolaan Pasar Tematik Kayu Bura Tak Sesuai Konsep Awal

Basuki Kritik Pengelolaan Pasar Tematik Kayu Bura Tak Sesuai Konsep Awal

6 Maret 2026
DPRD Parigi Moutong Desak Percepatan Regulasi IPERA Tambang Rakyat

DPRD Parigi Moutong Desak Percepatan Regulasi IPERA Tambang Rakyat

4 Maret 2026
Penyusunan RKAS Sekolah Diminta Selaras Program Prioritas Pendidikan

Penyusunan RKAS Sekolah Diminta Selaras Program Prioritas Pendidikan

4 Maret 2026
DPRD Parigi Moutong Desak Penguatan SDM dan Keamanan Puskesmas Ongka Malino

DPRD Parigi Moutong Desak Penguatan SDM dan Keamanan Puskesmas Ongka Malino

4 Maret 2026
Faisan Badja Minta Pemda Kaji Ulang Lokasi Hibah Lahan Korem

Faisan Badja Minta Pemda Kaji Ulang Lokasi Hibah Lahan Korem

4 Maret 2026

Comments 3

  1. Ping-balik: Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar - Songulara
  2. Ping-balik: - Songulara
  3. Ping-balik: Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan - Songulara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Leli Pariani Desak Penanganan Pencemaran Gilingan Beras di Tolai Barat

Leli Pariani Desak Penanganan Pencemaran Gilingan Beras di Tolai Barat

6 Maret 2026
Basuki Kritik Pengelolaan Pasar Tematik Kayu Bura Tak Sesuai Konsep Awal

Basuki Kritik Pengelolaan Pasar Tematik Kayu Bura Tak Sesuai Konsep Awal

6 Maret 2026
Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

5 Maret 2026

Terpopuler

  • Dua DI Kembali Difungsikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Parigi Moutong Hadiri Monev BPJS Ketenagakerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Parigi Moutong Diperintahkan Bayar Ganti Rugi Lahan Kantor Bupati Rp3,7 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Penyeberangan di Desa Baliara Diminta Segera Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In