PARIGI MOUTONG – Dewan Pengurus Daerah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Parigi Moutong periode 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (24/1).
Ketua Kadin Parigi Moutong Faradiba Zaenong beserta jajaran pengurus dilantik langsung oleh Ketua Kadin Sulawesi Tengah Andi Dg Nur Rahmatu dan disaksikan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid. Acara tersebut turut dihadiri Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Wakil Bupati Abdul Sahid, jajaran kepala organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa, serta pelaku usaha.
Dalam sambutannya, Faradiba Zaenong menegaskan bahwa amanah kepengurusan yang diembannya bukanlah sebuah penghargaan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan melalui kerja nyata. Dengan melibatkan 95 pengurus lintas bidang, Kadin Parigi Moutong menargetkan program kerja yang terukur, fokus, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ini bukan tentang gaya-gayaan organisasi. Ini tentang hasil. Satu Rumah Satu Pengusaha adalah gerakan perubahan untuk membangun kemandirian ekonomi dari rumah tangga, dari ibu-ibu yang mulai berjualan, anak muda yang berani membuka usaha, dan keluarga yang menciptakan peluang,” ujarnya.
Faradiba menjelaskan, program Satu Rumah Satu Pengusaha menjadi gerakan utama Kadin Parigi Moutong dalam mendorong lahirnya wirausaha baru berbasis rumah tangga, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat desa.
Sementara itu, Ketua Kadin Sulawesi Tengah Andi Dg Nur Rahmatu dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam membangun ekonomi daerah. Ia menyebut, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Inilah yang membuat Indonesia bertahan menghadapi krisis. Karena itu, kita tidak boleh lagi hanya berharap pada belanja pemerintah, tetapi harus menciptakan peluang kewirausahaan seluas-luasnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila 25 persen rumah tangga di Kabupaten Parigi Moutong mampu menjadi pelaku usaha, maka daerah tersebut berpotensi tumbuh menjadi kabupaten yang mandiri dan kuat dari desa.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam kesempatan yang sama menyampaikan dukungan pemerintah provinsi terhadap program-program Kadin Parigi Moutong, khususnya yang berorientasi pada penguatan kewirausahaan rakyat dan pengembangan potensi ekonomi lokal.*








Comments 1