Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Warga Keluhkan Bising dan Polusi Gilingan Padi Milik Eka Wardana

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
21 Juni 2024
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
21 Juni 2024

PARIGI MOUTONG – Warga disekitar gilingan padi milik Eka Wardana di Desa Astina Kecamatan Torue mengeluh. Pasalnya bila beroperasi, gilingan padi yang dibangun berdekatan dengan pemukiman warga tersebut menimbulkan suara bising serta polusi udara.

Berdasarkan penuturan salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya mengaku sangat terganggu dengan keberadaan gilingan padi.

Bukan hanya karena kebisingan yang ditimbulkan mesin saat melakukan penggilingan, polusi udara dalam bentuk serbuk hasil gilingan padi juga bertebaran disekitar lokasi.

Akibat dari pengoperasian gilingan tersebut, beberapa warga mengaku kerap mengalami gangguan pernafasan.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Selain itu, beberapa diantaranya yang tengah mengalami sakit, terganggu istirahatnya lantaran kebisingan.

“Bising dan polusi ini terjadi sejak gilingan itu ada, karena sangat dekat dengan pemukiman warga,” kata sumber.

Protes terkait keberadaan gilingan tersebut sudah dilakukan mulai dari tingkat pemerintah desa hingga ke dinas terkait di kabupaten. Namun hingga saat ini, belum juga disahuti.

“Orang-orang sini kadang protes ke pemilik, tetapi kami kerap diabaikan. Maklumlah pak dia banyak kenalan dan banyak uang. Makanya suara kami orang orang kecil ini kadang tidak didengar,” keluhnya.

Sementara, pemilik gilingan, Eka Wardana yang dikonfirmasi sejumlah media mengaku, masalah dilokasi itu sudah rampung. Karena sebelumnya sempat ada mediasi.

Dirinya juga mengklaim bahwa pabrik gilingannya sudah menggunakan mesin modern dan telah mengantongi izin dari instansi terkait.

“Makanya saya anggap tidak ada masalah lagi. Kami juga sudah punya izin dari dari dinas,” kata Eka Wardana via HP, Kamis (20/06).

Kepala Bidang Penaatan dan Penataan Lingkungan Hidup, Muhamad Idrus, saat di konfirmasi media ini mempersilahkan warga yang terdampak untuk membuat aduan atas persoalan tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong.

Menurutnya, aduan dapat dilakukan via telepon atau dibuat dalam bentuk laporan tertulis ke DLH Parigi Moutong.

Idrus menuturkan, laporan warga tersebut akan diproses oleh tim verifikasi DLH  sesuai mekanisme penyelesaian sengketa lingkungan. Dalam surat aduan, harus memuat jenis dan alamat usaha yang dipermasalahkan.

Menurut dia, laporan yang masuk ke posko DLH akan segera ditindaklanjuti tim verifikasi. Suatu usaha meskipun memiliki kelengkapan dokumen perizinan, namun terbukti melakukan pelanggaran maka DLH berkewenangan memberikan sanksi.

Ia menjelaskan, sesuai prosedur penanganan aduan, sebagaimana diatur dalam UU 32 Tahun 2009 Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Ada 4 tahap pemberian sanksi adminstrasi.

Tahap pertama, yakni berupa teguran untuk segera melakukan perbaikan. Jika teguran tidak diindahkan maka tahap kedua yaitu paksaan sekaligus pemberian denda tehadap pemilik usaha bersangkutan. Apabila, sansi dari kedua tahapan tersebut tidak ada perbaikan, akan dilakukan pencabutan izin.

“Setelah paksaan ini tetap juga belum ada perbaikan, maka itu sdh tahap ke tiga yaitu pencabutan izin oleh pejabat pemberi izin dalam hal ini Bupati,” jelas Idrus. *WANS

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Syarat Dukungan Dua Bapaslon Indepeden Lolos Vermin KPU Parigi Moutong

Sesudah

Ketua DPRD Tanggapi Gilingan Eka Wardana

TerkaitPostingan

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026
350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026

Pilihan Editor

17 IPR Segera Diserahkan, Erwin Tegaskan Izin Bisa Dicabut Jika Kewajiban Diabaikan

17 IPR Segera Diserahkan, Erwin Tegaskan Izin Bisa Dicabut Jika Kewajiban Diabaikan

27 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 108 km BaratDaya TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

25 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 41 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

26 Agustus 2026
Kantongi ISO 27001, Disdukcapil Parigi Moutong Perkuat Keamanan Data Penduduk

Kantongi ISO 27001, Disdukcapil Parigi Moutong Perkuat Keamanan Data Penduduk

27 Agustus 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In