Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Lagi, Ratusan Honorer Datangi DPRD

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
13 Maret 2018
A A

PARIGI MOUTONG-Ratusan tanaga honerer Kategori Satu (K1) kembali mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Parigi Moutong mempertanyakan nasibnya yang hingga kini belum ada kejelasalan, Selasa (13/3).

Sebelum melakukan aksi di ruang paripurna DPRD, unjuk rasa dilakukan di halaman kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Parigi Moutong. Karena tidak mendapatkan respon dari pihak BKPSDM, para honorer mendatangi kantor DPRD yang saat itu tengah berlangsung rapat paripurna.

Setelah dipersilahkan duduk untuk audensi dengan Pimpinan DPRD, Pjs Bupati dan sejumlah anggota DPRD diruang paripurna, perwakilan honorer, Andi Rahman, mempertanyakan terkait nasib mereka yang belum jelas.

Baca Juga

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Hal itu sesuai dengan janji Pjs Bupati, Mohammad Nadir, sekembalinya dari Kementrian PAN-RB, Bupati akan mengundang kembali honorer untuk menyampaikan hasil komunikasi dengan kementrian.

Jika memang nasib mereka diperjuangkan, dia meminta DPRD selaku badan pengawas perwakilan rakyat siap menghadirkan bukti yang ada, namun harus ada komitmen untuk membatalkan seribu orang dalam kelulusan kemarin.

Bahkan mereka siap menyandingkan SK tahun 2005, yang merupakan catatan tenaga honorer yang lulus bukan 481 orang tetapi 800 lebih. Mereka mengklaim bisa membuktikan itu karena semuanya berdasarkan SK 2005

“Katanya tidak ada regulasi, namun ada dari kelompok kami yang lulus padahal dia satu data dengan kami, yang diketahui salah satu istri pejabat di BKD,” ujar Andi Rahman dihadapan sejumlah anggota DPRD.

Menanggapi hal itu, Pjs Bupati Parigi Moutong, Mohammad Nadir mengatakan, dirinya tidak sempat bertemu dengan Mentri PAN-RB, namun hanya bertemu dengan asisten yang menangani tentang penerimaan PNS.

Setelah mengkoordinasikan aspirasi honorer 2005, dia menyampaikan dari tahapan pertama sampai seterusnya penerimaan K1 belum dilaksanakan testing dan diberikan kewenangan kepada provinsi dan kabupaten untuk meng-SK kan.

Dikeluarkannya Undang-undang (UU) ASN katanya, penerimaaan PNS saat ini sesuai dengan formasi umum, dimana semua harus melalui tes. Bahkan untuk tahun ini berdasarkan kebijakan Presiden RI, penerimaan itu lebih difokuskan kepada guru  dan bidan yang berada di desa terpencil.

“Terkait pengajuan bupati,  pihak kementrian menangani sekitar 500 ribu K1 dan K2 seluruh Indonesia, karena aturannya sudah jelas dan menerima jurusan umum,”  katanya.

Mohammad Nadir mengaku akan segera menjadwalkan pertemuan dengan pihak kementrian di Jakarta dengan membawa utusan honorer sebanyak 10 orang, tiap OPD diwakili satu honorer guna membicarakan persoalan itu. Karena pihaknya mengaku tidak berani bertindak tanpa melalui mekanisme.AKSA

 

ShareTweet
Previous Post

Pemkab Sosialisasi Sidang Isbat Nikah Terpadu

Next Post

Pemkab Wacanakan Beras Petani Lokal Jadi Bansos Rastra

Artikel Lainnya

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026
Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

6 Februari 2026
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

6 Februari 2026
Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Ikut Revitalisasi 2026

Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

6 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parigi Moutong Borong Penghargaan Nasional Berkat Tata Kelola Desa dan Hukum Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tenggat Habis, Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Masih Menggantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In