Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Ini Cara Puskesmas Kasimbar Tekan AKI dan AKB

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
15 Januari 2018
A A

PARIGI MOUTONG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Kasimbar, melakukan berbagai cara untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Salah satunya adalah memantau ibu hamil secara ketat, dan datang langsung ke rumah ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan dini.

“Kita juga meminta dukungan dan partisipasi Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan, Alhamdulillah mereka merespon dengan baik. Bahkan mereka sangat antusias, sebab hal tersebut merupakan kepentingan masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan,” ujar Kepala UPTD Puskesmas Kasimbar, Syaifudin, kepada Songulara, Senin (15/1).

Baca Juga

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

Selain itu, pihaknya melakukan kerjasama lintas sektor, termasuk diantaranya tokoh masyarakat dan tokoh agama. Karena terkadang sebagian masyarakat masih enggan untuk melahirkan ke bidan atau di Puskesmas, dan mempercayakan proses persalinannya ke dukun.

Mengantisipasi hal itu, pihaknya juga menjalin kemitraan dengan dukun beranak. Kerjasama yang dilakukan dengan cara membagi tugas. Tugas untuk dukun sebatas pusat bagian kepala ibu hamil seperti menghilangkan rasa pegal, sedangkan pemeriksaan sampai proses persalinan dilakukan oleh bidan.

“Misalnya ada dukun yang lebih dulu mengetahui keberadaan ibu hamil atau ibu hamil lebih dulu ke dukun. Dukun bisa langsung membawa ke bidan desa untuk dilakukan pemeriksaan. Jika sudah ada tanda-tanda akan melahirkan, mereka (dukun) harus mengarahkan dan membawa sesegera mungkin ibu hamil ke Puskesmas. Karena sesuai petunjuk Dinas Kesehatan, proses persalinan harus dilakukan di Puskesmas atau Rumah Sakit,” terangnya.

Selain itu, pihaknya telah mensosialisasikan hubungan kemitraan antara dukun dan bidan,  yang melibatkan beberapa dukun terlatih.

“Alhamdulillah sejumlah upaya sudah kami lakukan dan membuahkan hasil. AKI dan AKB di Kecamatan Kasimbar untuk tahun 2017 juga mengalami penurunan. Hanya satu kasus AKI dan satu kasus AKB saja tahun 2017,” pungkasnya. IWAN TJ

ShareTweet
Previous Post

Besok, KPU Terima Hasil Tes Kesehatan

Next Post

Bupati Minta Masyarakat Pelihara Dermaga Boyantongo

Artikel Lainnya

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026
Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

15 Februari 2026
Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan pada HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan di HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

15 Februari 2026
Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

14 Februari 2026
Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

14 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026
Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

15 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In