Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkab Siap Implementasikan Pendidikan Inklusif Tahun Depan

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
4 Desember 2017
A A

PARIGI MOUTONG – Setelah melakukan penyusunan regulasi, Pemkab Parigi Moutong berencana akan mengimplementasikan pendidikan inklusif  pada tahun 2018 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong, melalui Kabid Paudni dan Dikmas, Nurlina mengatakan, penyusunan regulasi tersebut untuk mengatur dan memayungi berbagai kegiatan pada pendidikan inklusif.

Hingga saat ini, regulasi itu telah sampai pada Peraturan Bupati (Perbup) Parigi Moutong. Perbup katanya mengatur tentang siapakah anak berkebutuhan khusus, apa sekolah inklusif dan berbagai item penting lainnya.

Baca Juga

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

“Pastinya, sekolah inklusif itu merupakan sekolah umum yang didalamnya menerima siswa berkebutuhan khusus. Penetapan regulasi dan grand design-nya Insya Allah akhir tahun ini, sehingga tahap implementasinya direncanakan tahun 2018,” kata Nurlina usai seminar pendidikan inklusif, di Audiotorium kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (4/12).

Konsekwensi implementasi ini lanjutnya, tentu dibarengi dengan penyiapan kebutuhan seperti aksebilitas, sarana dan tenaga pendidik berdasarkan assesment yang diatur dalam regulasi.

Agar lebih detail lagi, pihaknya juga telah menyusun grand designe berdasarkan regulasi yang mengatur langkah-langkah setiap tahunnya mulai dari tahun 2018 hingga 2022 nanti.

“Misalnya tahun 2018 kami masih melakukan sosialisasi, melakukan identifikasi sekolah mana yang layak di SK-kan menjadi sekolah inklusif, sehingga usai menerima SK sudah dibarengi dengan penyediaan kebutuhannya,” terangnya.

Pendidikan inklusif ini tidak seluruhnya diterapkan disetiap sekolah. Namun pada prinsipnya mendekatkan pelayanan pendidikan kepada anak berkebutuhan khusus misalnya disetiap kecamatan ada sekolah inklusif yang dapat mengakomodir anak-anak tersebut.

“Nanti akan ada Paud inklusif, SD inklusif, SMP hingga SMA inklusif disetiap kecamatan. Masyarakat Parigi Moutong yang memiliki anak berkebutuhan khusus dapat menyekolahkannya disejumlah sekolah itu,” pungkasnya. IWAN TJ

ShareTweet
Previous Post

Tiga SD Tampil di Gelaran Pentas Akhir GSMS

Next Post

Puluhan Mantan Napi Jadi Sasaran Bantuan UEP dari Kemensos

Artikel Lainnya

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

13 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026
Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

13 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026

Terpopuler

  • Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

    Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In