Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Gerakan Seniman Masuk Sekolah

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
16 Oktober 2017
A A

PARIGI MOUTONG – Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS), tahun ini kembali dibuka.Gerakan ini diselenggarakan untuk memperkuat pendidikan karakter disekolah.

GSMS merupakan kerjasama dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, melalui Dirjen Kebudayaan, Direktorat Pembinaan Kesenian.

“Sekarang GSMS di indonsia sudah tiga tahun hingga saat ini.Sebelum itu kita tidak mendapatkan kuota. Tahun 2017 ada penenerimaan GSMS sebanyak 70 orang, dan Kabupaten Parigi Moutong mendapatkan jatah enam orang seniman yang masuk dalam program GSMS,” ujar Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Enny Susilowati, kepada Songulara, Senin (16/10).

Baca Juga

Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

Enny menjelaskan, tujuan dari Kemdikbud itu untuk merekatkan dan mendekatkan seni di pendidikan agar penguatan kearifan budaya lokal dan pengenalan seni dari dini sudah mulai terpupuk untuk anak-anak Parigi Moutong.

Selain itu, tujuan utamanya adalah untuk mengembalikan kearifan budaya lokal penguatan karakter anak bangsa di tingkat sekolah, serta memberikan peluang kepada pelaku seniman-seniman agar memiliki pekerjaan.

“GSMS ini evaluasinya satu tahun, jadi ketika satu tahun, kita akan evaluasi senimanna apakah akan diperpanjang kontraknya atau digantikan dengan seniman lainnya. Jadi seniman itu akan dituntut sebaik-sebaiknya menunujukan prestasi agar dia bisa berpeluang mendapatkan hak seperti seniman lainnya,” terangnya.

GSMS tersebut katanya, dimulakan pada bulan Juli 2017.Selanjutanya yang masuk dalam GSMS yang pertama seniman daerah aktif, memiliki karyannya dan karyanya pernah menjuarai ivent-ivent, selanjutnya seniman itu tidak terikat kontrak dengan perusahaan.

Kegiatan yang sudah tiga tahun berjalan tersebut, tahun ini Parigi Moutong diberikan kuota.

Menurutnya, ada banyak daftar nama yang diajukan, namun pihak Kementrian menyampaikan itu akan bertahap.

“Jadi kita untuk tahapan tahun ini kita diloloskan tujuh orang. Nama-nama itu kita dapat untuk seni pertunjukan, termasuk didalamnya teater, tari dan musik. Untuk seni rupa dan seni media kita belum bisa lolos,” jelasnya. AKSA

ShareTweet
Previous Post

Berkas Empat Parpol Dikembalikan

Next Post

Tujuh Pejabat Struktural Kemenag Dilantik

Artikel Lainnya

Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Berpotensi Jadi Temuan Audit, Aspek Pembayaran dan Adendum Disorot

Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

12 Februari 2026
Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

11 Februari 2026
Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

10 Februari 2026
BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Berpotensi Jadi Temuan Audit, Aspek Pembayaran dan Adendum Disorot

Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

12 Februari 2026
Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

11 Februari 2026
Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

10 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In