Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Featured

Pertanyakan Kejelasan Nasib, Honorer K1 Datangi Gedung Wakil Rakyat

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
20 Mei 2017
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
20 Mei 2017

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 79 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR

Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

Parigi Moutong – Lagi, sejumlah tenaga honorer yang masuk dalam data Kategori 1 (K1) yang bekerja pada sejumlah SKPD kembali mendatangangi gedung wakil rakyat DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Senin (20/3). Kedatangan tersebut, untuk mempertanyakan penegasan nasib mereka yang hingga kini belum jelas. Bahkan, dari sisa data K1 yang belum berstatus PNS, namun diketahui ada beberapa honorer K1 yang telah lulus sebagai PNS yang diduga karena honorer tersebut istri dari salah seorang pejabat di Parigi Moutong. Juru bicara honorer K1, Abdul Rahman yang berstatus honorer pada Bappelitbangda Parigi Moutong, dihadapan sejumlah Anggota Legislatif (Anleg) DPRD Parigi Moutong mengatakan, kedatangan pihaknya bersama anggota honorer K1 lainnya digedung DPRD Parigi Moutong, tidak lain hanya mempertanyakan kejelasan nasib mereka. Sebab, menurutnya, seluruh upaya telah dilakukan pihaknya, namun tetap tidak ada solusi terhadap masalah itu. Mewakili dari sisa honorer K1 yang berjumlah 270, pihaknya bersama Bupati Parigi Moutong, sempat mengikuti rapat yang di gelar di Kementerian, adapun hasil rapat tersebut tertuang dalam surat yang dikirim oleh pihak Kemeterian ke pihak Pemkab Parigi Moutong. Namun kata dia, adapun kelanjutan dari isi surat tersebut yakni pihak Kementerian bisa mengakomodir sisa data honorer K1 untuk di masukkan sebagai PNS, dengan catatan semua tergantung dari Bupati. Nieuwe Nike Air Max 2015 Dame “Kata orang Kementerian pada waktu itu kepada saya, semuanya bisa diakomodir, tergantung Bupatinya,” ungkap Rahman. Lanjut Rahman, beberapa bulan kemudian, pihaknya menerima informasi bahwa pihak Kemeterian menelfon Sekrtetaris Pribadi (Sekpri) Bupati Parigi Moutong, atas nama Farid. Nike Air Max LUNAR90 C3.0 Dame Dalam percakapan lewat telpon tersebut, disampaikan bahwa dalam beberapa hari kedepan, pihak Kementrian akan datang mengunjungi Pemkab Parigi Moutong untuk melihat langsung dan melakukan audiens dengan sejumlah honorer K1. Namun, saat pihaknya menanyakan hal tersebut ke pihak Bupati Parigi Moutong, namun tidak mendapatkan jawaban apa-apa. “Informasi menteri akan datang itu merupakan informasi yang akurat, namun kenapa saat kami pertanyakan ke Bupati, tidak ada jawaban apa-apa dari Bupati. Nike Air Max 2016 Heren Ini ada apa?,” Tanya Rahman dihadapan sejumlah Anleg DPRD Parigi Moutong dan kepala BKD Parigi Moutong, Mawardin, diruang sidang paripurna DPRD Parigi Moutong. Rahman juga mempertanyakan, jika data honorer sisa K1 yang berjumlah 270 sama sekali tidak bisa diakomodir, tetapi mengapa ada beberapa diantara mereka yang bisa diakomodir untuk dijadikan PNS, salah satunya yakni istri dari pejabat SKPD Parigi Moutong. Nike Air Max 1 Dames “Tidak perlu kami sampaikan siapa orangnya, tetapi pertanyaannya kenapa bisa mereka diloloskan, namun kami tidak bisa. Inikan aneh, aturan yang bagaimana ini sebenarnya yang diberlakukan, apakah kami juga harus jadi bagian dari para pejabat baru bisa ikut diloloskan?,” ungkapnya. Menanggapi hal tersebut, kepala BKD Parigi Moutong, Mawardin mengatakan, keputusan untuk mengakomodir seluruh sisa honorer baik yang masuk dalam data K1 dan K2, semuanya tergantung dalam moratorium Presiden RI, Joko Widodo. Sebab, menurut informasi seluruh moratorium akan dicabut pada tahun 2019. “Jadi, walaupun usaha apa yang dilakukan, jika moratorium belum dibuka oleh Presiden, maka dipastikan tidak ada status honorer yang bisa diloloskan atau diakomodir. Nike Air Max Heren Goedkoop Hal itu sudah menjadi aturan yang tidak bisa dipaksakan,” ungkap Mawardin.

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Evaluasi Capaian Kinerja 2017, Bappelitbangda Parigi Moutong Gelar Musrenbang

Sesudah

Zulfinasran dan Irfannur Dilantik Ulang

TerkaitPostingan

Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

5 Agustus 2026
Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

5 Agustus 2026
Pengendalian Inflasi dan Program 3 Juta Rumah Jadi Fokus Rakor Kemendagri

Pengendalian Inflasi dan Program 3 Juta Rumah Jadi Fokus Rakor Kemendagri

4 Agustus 2026
Warga Torue Usulkan Penguatan Sektor Pertanian dan Infrastruktur dalam Reses Alfres Tonggiroh

Warga Torue Usulkan Penguatan Sektor Pertanian dan Infrastruktur dalam Reses Alfres Tonggiroh

4 Agustus 2026
Warga Dapil V Minta Jalan Produksi Dibenahi, Leli Pariani Janji Kawal di APBD

Warga Dapil V Minta Jalan Produksi Dibenahi, Leli Pariani Janji Kawal di APBD

4 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

5 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 114 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT

5 Agustus 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

5 Agustus 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 79 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR

5 Agustus 2026
Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

5 Agustus 2026
Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

5 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 6.4 M Guncang 221 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT

5 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 114 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT

5 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In