Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Inspektorat Siapkan Klinik Konsultan Keuangan dan Aset

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
9 Mei 2017
A A

PARIGI MOUTONG – Buruknya pengelolaan keuangan dan aset daerah nyaris di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Parigi Moutong, diperlukan penanganan yang serius. Bahkan, kerap ditemukan kesalahan baik administrasi maupun pengelolaannya pasca pelaksanaan program dan kegiatan.

Salah satu upaya yang dianggap perlu dilakukan adalah menyediakan klinik konsultan pengelolaan keuangan dan aset.

“Ini baru kita coba mau lakukan. Karena ini merupakan salah satu tugas pokok kami yang belum dilaksanakan,” ujar Inspektur Inspektorat Parigi Moutong, Masdin kepada Songulara, belum lama ini.

Baca Juga

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

Masdin menjelaskan, klinik yang dibangun di kantor inspektorat tersebut akan melakukan pelayanan setiap hari, mulai dari pemerintahan di tingkat desa hingga OPD.

“Jika ada yang datang, baik dari desa melakukan konsultasi, Inspektorat siap melayani,” tuturnya.

Menurut Masdin, dengan menggunakan pola baru tersebut diharapkan sejumlah instansi menjadi tertib administrasi.

“Kita tidak lagi memeriksa pada saat masih pasca, tapi pada saat berjalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk meminimalisir temuan atau masalah di OPD, maka mitra kerja OPD harus berjalan bersama, saling mengingatkan, memberikan informasi serta mencari jalan keluar yang tepat saat program dan kegiatan sedang berjalan.

“Tugas kita mengingatkan. Kita akan buatkan catatan. Kalau kemudian sudah diingatkan tapi tidak di dengar, itu salah sendiri,” tandasnya.

Harapannya, diakhir pelaksanaan kegiatan di instansi pemerintahan jika kemudian terdapat temuan, akan diminimalisir.

“Kita ini bagian dari managemen pemkab yang mempunyai tugas melakukan pengawasan,” tegasnya.

Selain itu, salah satu upaya yang dianggap perlu dilakukan kata dia, yaitu memaksimalkan Pengawasan di internal pemerintah dan harus ada di setiap OPD.

“Dulu namanya pengawasan melekat, Ini sebenarnya sudah lama dibentuk. Namun tidak berjalan. Sekarang kita akan coba bangun kembali,” harapnya. FHARA

ShareTweet
Previous Post

Buang Sampah di Sungai, Diancam 4 Tahun Penjara

Next Post

SARKODES, juara Lomba Perahu Layar FPTT 2017

Artikel Lainnya

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

14 Februari 2026
Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

14 Februari 2026
Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

13 Februari 2026
Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

13 Februari 2026
DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

13 Februari 2026
Kunjungan Menteri Transmigrasi ke Parigi Moutong Ditunda, Lima Kecamatan Akan Jadi Kawasan Transmigrasi

Kunjungan Menteri Transmigrasi ke Parigi Moutong Ditunda, Lima Kecamatan Akan Jadi Kawasan Transmigrasi

13 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

14 Februari 2026
Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

14 Februari 2026
Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

13 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In