Songulara
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Pamsimas 2015 Resmi Dimanfaatkan

songulara by songulara
13 April 2016
in Uncategorized
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PARIGI MOUTONG– Sejumlah sarana air minum dan sanitasi yang dibangun melalui program Pansimas tahap II di Kabupaten Parigi Moutong tahun anggaran 2015 akhirnya diserahterimakan.

Acara serahterima itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Samsurizal Tombolotutu yang menandakan bahwa sarana yang dibangun melalui program Pansimas itu sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. acara serah terima sefcara kolektif ini dilaksanakan di Desa Toga Kecamatan Ampibabo.

Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu dalam sambutannya mengatakan, Pamsimas merupakan salah satu program andalan pemerintah pusat yang berbasis masyarakat.

Bupati mengatakan, sejak program Pamsimas ini mulai dilaksanakan pada tahun 2008 hingga akhir tahun 2015, telah menunjukkan adanya dampak positif bagi masyarakat desa.

Pamsimas kata Bupati, merupakan program stimulan yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama sekaligus penanggung jawab pelaksanaan kegiatan.

“Sejak program Pamsimas mulai dilaksanakan pada tahun 2008 di Kabupaten Parigi Moutong hingga akhir tahun 2015, telah menunjukkan adanya dampak positif bagi masyarakat desa pamsimas yang tersebar di sekitar 108 desa reguler dan 4 desa hibah insentif desa (HID) di Kabupaten Parigi Moutong,”katanya.

Adapun capaian pogres dari program Pamsimas yaitu total Kepala Keluarga ( KK ) akses sarana air minum dari tahun 2008 hingga 2015 sudah mencapai 34.454 KK. Jumlah jiwa yang sudah mengakses sarana air minum yaitu 150.571 jiwa. Sedangkan akses jamban atau sanitasi dari desa yang mendapat program Pamsimas pada tahun 2015 sudah mencapai 49,38 persen.

Ia menambahkan, dilihat dari presentase tersebut, akses sanitasi di Kabupaten Parigi Moutong terbilang masih rendah karena dari 108 desa Pamsimas, yang baru bisa melakukan stop buang air besar sembarangan (SBS) sebanyak 11 desa.

“Sanitasi kita masih terbilang masih sangta rendah dengan melihat jumlah desa yang ada, baru 11 desa yang mampu menerapkan SBS,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, program Pamsimas kembali akan dilaksanakan pada tahun 2016 – 2019 yang merupakan kelanjutan program Pamsimas 2008 – 2015. Kelanjutan program ini kata dia, sebagai instrumen pelaksanaan dua agenda nasional untuk meningkatkan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan.

“Kita berharap tahun yang akan datang pprogram Pansimas di Kabupaten Parigi Moutong bisa terus berjalan, hingga bisa dimanfaatkkan oleh masyarakat,”terangnya.

Sementara Ketua Panitia, Andi Mumin mengatakan, kegiatan serah terima program  kegiatan Pamsimas II Tahun Anggaran 2015 di Kabupaten Parigi Moutong merupakan kegiatan yang pertama kali dilakukan secara kolektif.

Dia menyebutkan sebanyak 12 desa yang resmi  memanfaatkan sarana Pansimas itu diantaranya, Desa Tovalo, Desa Tolole Utara, Desa Sumbersari, Desa Singura, Desa Moubang, Desa Tomoli, Desa Sidole Barat, Desa Mensung, Desa Bajo, Desa Kotaraya Selatan dan Desa Toga. PUANK

Previous Post

Bupati Damaikan Dua Desa Rebutan Tapal Batas

Next Post

SPPT PBB 2016 Diserahkan ke Camat

Next Post

SPPT PBB 2016 Diserahkan ke Camat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum
  • Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru
  • Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional
  • Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Recent Comments

  1. Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum - Songulara mengenai Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  2. Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru - Songulara mengenai Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  3. Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik - Songulara mengenai Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH
  4. Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional - Songulara mengenai Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
  5. DPRD Parigi Moutong Kebut Pembahasan Raperda - Songulara mengenai Mayoritas Indikator Pendidikan Parigi Moutong Lampaui Target, Disdikbud Klaim Tren Positif
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

No Result
View All Result
  • Akun Saya
  • Caleg Terpilih DPRD Parigi Moutong Periode 2019-2024
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Member Login
    • Password Reset
    • Profile
    • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In