Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Jelang TDCC, Produksi IKM di Toko Oleh-Oleh Khas Parigi Moutong Meningkat

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
2 November 2017
A A

PARIGI MOUTONG-Menjelang iven Internasional Tour de Central Celebes (TDCC) yang turut melintasi jalur trans sulawesi Kabupaten Parigi Moutong, membuat produksi Industri Kecil Menengah (IKM) di toko Oleh-Oleh Parigi meningkat.

Meningkatnya produksi IKM yang berupa olahan makan khas Parigi Moutong itu disebabkanParigi Moutong merupakan tempat persinggahan atau menjadi salah satu titik etape dari jalur yang dilintasi para peserta TDCC.

“Biasanya para pelaku IKM menitipkan produksinya tdak terlalu banyak, karena ditakutkan akan lama habisnya, tapi dengan adanya iven internasional ini, para pelaku IKM menitipkan hasil produksinya lebih banyak dari sebelumnya,” ujar Firman, petugas penjaga toko oleh-oleh khas Parigi kepada Songulara, Kamis (02/11).

Baca Juga

Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan di HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Firman menjelaskan, produk yang mengalami peningkatan jelang iven TDCC yakni bawang goreng, olahan makanan yang berbahan baku kelor, sambal ikan roa dan olahan makanan yang terbuat dari ikan dan rumput laut. Meskipun para pengunjung dan wisatawan akan meramaikan Parigi, namun menurut dia, harga jual oleh-oleh khas Parigi Moutong tetap sama dengan hari-hari sebelumnya, tidak mengalami kenaikan sedikitpun.

Ia menambahkan, saat ini oleh-oleh yang paling laris dan banyak peminatnya, yakni olahan makanan yang berbahan baku kelor, bukan hanya orang Parigi saja yang suka dengan produk berbahan baku kelor, bahkan orang yang dari luar Kabupaten Parigi Moutong juga datang untuk membeli produk tersebut.

“yang paling laris disini itu, teh kelor dan pia kelor. Kalau barangnya sudah diantar kesini, tidak sampai satu bulan langsung habis. Harganya juga terbilang tidak terlalu mahal, teh kelor satu dosnya dihargai sebesar Rp 35000 per dos, begitu juga dengan pia kelor Rp 35000,” terangnya. Iwan Tj

ShareTweet
Previous Post

Empat Rekomendasi Parpol Dalam Genggaman SABAR

Next Post

Sejumlah Desa Belum Penuhi Kuota PPS

Artikel Lainnya

Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan pada HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan di HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

16 Februari 2026
Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026
Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

14 Februari 2026
Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

14 Februari 2026
Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

13 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan pada HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan di HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

16 Februari 2026
Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026
Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In