PARIGI MOUTONG – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong mulai mengarahkan pembangunan daerah dengan memperkuat aspek lingkungan hidup dan mitigasi bencana. Kebijakan tersebut disiapkan sebagai respons terhadap karakter geografis Parigi Moutong yang memiliki kerentanan terhadap risiko lingkungan dan bencana.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong, Irwan, mengatakan arah pembangunan tersebut salah satunya dijalankan melalui pilar Harmoni Bersama.
“Tujuan dari Harmoni Bersama ini, adalah peningkatan sarana dan prasarana lingkungan hidup serta sosial budaya. Kegiatannya meliputi rehabilitasi lahan hijau perkotaan, pengadaan resapan air, hingga penataan drainase di wilayah kita,” ujar Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, di Parigi, Jum’at, 6 Maret 2026.
Menurut Irwan, Harmoni Bersama tidak hanya diarahkan pada pembangunan sarana dan prasarana fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan.
Pendekatan tersebut, kata dia, mengintegrasikan pembenahan lingkungan dengan penguatan ketahanan sosial masyarakat.
Dalam perencanaan pembangunan, karakter geografis Kabupaten Parigi Moutong yang memiliki garis pantai panjang turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Pengelolaan ekosistem pesisir dipandang penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung sumber penghidupan masyarakat yang berada di wilayah pesisir.
Selain kawasan pesisir, peningkatan kualitas lingkungan juga diarahkan pada pengelolaan air, udara, dan limbah. Pemerintah daerah mendorong penerapan teknologi yang dinilai dapat mendukung pengelolaan lingkungan secara lebih adaptif.
“Peningkatan kualitas air dan udara serta pengelolaan limbah dilakukan melalui penerapan teknologi,” tambahnya.
Aspek mitigasi bencana juga ditempatkan sebagai bagian dari arah pembangunan daerah. Hal itu menjadi perhatian karena Kabupaten Parigi Moutong berada di wilayah yang memiliki potensi berbagai risiko bencana.
Karena itu, pembangunan melalui Harmoni Bersama diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dan lingkungan saat ini, tetapi juga memperkuat kemampuan daerah dalam mengurangi risiko lingkungan dan bencana.
Bappelitbangda mendorong agar aspek keberlanjutan lingkungan dan mitigasi bencana menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah, sehingga pembangunan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan masyarakat.*








