PARIGI MOUTONG – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan program prioritas kesehatan Sehat Bersama telah berjalan hingga tingkat puskesmas dan selaras dengan program Berani Sehat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Hal tersebut disampaikan Irwan dalam rapat bersama Komisi IV DPRD Parigi Moutong di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (6/4/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Dinas Kesehatan, rumah sakit, BPJS Kesehatan, serta 24 puskesmas.
Irwan mengatakan sinkronisasi antara program pemerintah daerah dan pemerintah provinsi menjadi bagian penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat. Sinkronisasi tersebut terutama berkaitan dengan pembiayaan dan mekanisme rujukan pasien.
Meski program telah berjalan, ia mengakui pelaksanaannya di lapangan masih memerlukan penguatan. Sosialisasi dan pengawalan secara berjenjang dinilai penting agar mekanisme program dapat dipahami oleh seluruh pelaksana pelayanan kesehatan hingga tingkat bawah.
“Perencanaan pembangunan harus terintegrasi antara kabupaten dan provinsi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pencapaian visi pembangunan daerah,” kata Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong, H Abdul Sahid, dalam sambutannya.
Dalam konteks pelayanan kesehatan, Bappelitbangda juga menekankan pentingnya keterhubungan antara program daerah, program provinsi, serta pelaksanaan pelayanan di fasilitas kesehatan.
Menurut Irwan, dukungan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan telah tersedia bagi peserta yang berstatus aktif. Pemerintah daerah kemudian memperluas dukungan melalui sejumlah program prioritas untuk kebutuhan pelayanan yang tidak ditanggung BPJS.
Salah satunya adalah penyediaan ambulans gratis untuk pemulangan jenazah.
“Ambulans gratis yang dimaksudkan dalam program prioritas Bupati yang tidak ditanggung oleh BPJS, yaitu pemulangan jenazah. Sehingga Pemda sediakan anggaranya sekitar Rp500 juta tahun kemarin,” terang Irwan.
Penguatan program, kata Irwan, tidak hanya membutuhkan dukungan anggaran, tetapi juga koordinasi antarpelaksana agar kebijakan yang telah direncanakan dapat diterapkan secara konsisten di lapangan.
Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD Parigi Moutong meminta pihak terkait memperkuat koordinasi dan memastikan pelaksanaan program kesehatan berjalan optimal, seiring masih adanya keluhan masyarakat mengenai pelayanan.
Bappelitbangda menegaskan akan terus mengawal perencanaan dan implementasi program kesehatan secara terpadu agar target peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Parigi Moutong dapat tercapai.*









