PARIGI MOUTONG – Anggota DPRD Parigi Moutong, Abdin, mendorong Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memberikan perhatian terhadap armada ambulans di luar kepemilikan pemerintah yang selama ini turut mendukung pelaksanaan Program Ambulans Gratis. Menurutnya, armada milik kelompok masyarakat maupun perorangan membutuhkan dukungan, khususnya untuk biaya perawatan agar tetap dapat beroperasi secara optimal.
Hal tersebut disampaikan Abdin dalam rapat paripurna DPRD Parigi Moutong, Senin (15/6/2026).
“Ini program yang baik untuk didukung. Namun, ada yang harus diperhatikan, yakni soal keberlanjutan armada,” ujar Abdin.
Ia mengatakan, armada ambulans non-pemerintah selama ini berperan aktif membantu menyukseskan Program Ambulans Gratis di Kabupaten Parigi Moutong. Bahkan, kendaraan-kendaraan tersebut kerap membantu rumah sakit ketika terjadi peningkatan kebutuhan layanan ambulans bagi masyarakat.
Menurut Abdin, setiap armada memerlukan biaya perawatan agar tetap layak dan aman digunakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Sejauh ini pemilik armada tidak mendapatkan anggaran untuk perawatan,” katanya.
Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan solusi bagi armada ambulans milik masyarakat yang hingga kini belum memperoleh dukungan anggaran perawatan sehingga keberlanjutan pelayanan tetap terjaga.
Selain menyoroti dukungan terhadap armada ambulans masyarakat, Abdin juga meminta pemerintah daerah segera membangun kembali Jembatan Kembar yang rusak sejak 2018.
Ia menilai keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat, terlebih kerusakannya pernah mengakibatkan korban.
“Saya harap di tengah efisiensi anggaran ini, jembatan tersebut bisa segera diperbaiki, mengingat jembatan ini pernah menelan korban,” pungkasnya.*







