Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
9 Juli 2026
A A
Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

PARIGI MOUTONG – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DPRD Parigi Moutong bersepakat merekomendasikan proyek pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah senilai Rp8,7 miliar kepada aparat penegak hukum (APH).

Keputusan tersebut diambil setelah Pansus meninjau langsung bangunan yang dikerjakan oleh CV Arawan pada Kamis, 9 Juli 2026. Dalam peninjauan itu, Pansus menemukan sejumlah kerusakan pada bangunan yang belum pernah difungsikan.

Kerusakan yang ditemukan meliputi kebocoran di beberapa titik, genangan air, plafon rusak akibat rembesan, hingga dinding yang telah ditumbuhi jamur. Temuan tersebut menjadi dasar seluruh anggota Pansus untuk membawa persoalan itu dalam bentuk rekomendasi kepada APH.

Baca Juga

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Bupati Erwin Fokus Benahi Pengelolaan APBD

Pansus LHP BPK Soroti Lemahnya Sosialisasi Perda, Minta Tata Kelola Retribusi Dibenahi

Ketua Pansus LHP-BPK DPRD Parigi Moutong, Arman Lawaha, mengatakan kondisi bangunan tersebut tidak layak untuk diterima.

“Ternyata di lapangan begitu kompleks permasalahan gedung itu. Betul-betul gedung itu tidak layak untuk ditempati. Bagaimana bisa kita terima dengan keadaan seperti itu,” ungkap Arman usai peninjauan.

Menurutnya, rekomendasi kepada APH merupakan sikap bersama seluruh anggota Pansus setelah melihat langsung kondisi bangunan.

“Sudah tidak ada lagi kompromi. Gedung dengan kondisi seperti ini tidak layak diterima,” tegasnya.

Sekretaris Pansus LHP-BPK DPRD Parigi Moutong, Fathia, mengatakan hasil peninjauan menemukan kebocoran yang menyebabkan air merembes hingga merusak plafon bangunan.

Selain itu, area kafetaria di lantai atas tergenang air menyerupai kolam karena tidak memiliki saluran pembuangan.

Meski demikian, Pansus tetap mendorong agar gedung layanan perpustakaan yang dibangun menggunakan anggaran miliaran rupiah tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat setelah seluruh kekurangan diperbaiki.

Karena itu, Pansus akan kembali menggelar rapat dengan menghadirkan pihak perencana, konsultan pengawas, dan penyedia jasa konstruksi untuk mencari solusi sekaligus meminta pertanggungjawaban atas hasil pekerjaan.

“Karena sudah didorong untuk segera dimanfaatkan. Apakah dia bersedia memperbaiki itu, atau bagaimana. Kita lihat lagi pertemuan kedua, mudah-mudahan dia mau perbaiki, karena masih dalam masa pemeliharaan,” katanya.

Anggota Pansus LHP-BPK DPRD Parigi Moutong, Adnyana Wirawan, mengaku prihatin melihat kondisi gedung yang dibangun dengan anggaran Rp8,7 miliar tersebut.

Menurutnya, bangunan itu seharusnya menjadi fasilitas yang menunjang dunia pendidikan, bukan justru mengalami kerusakan sebelum digunakan.

“Kami dari Pansus melihat situasi terkini, ternyata luar biasa. Artinya dikerjakan asal-asalan, bahkan kalau mau bicara ekstrem, amburadul,” tegasnya.

Ia menilai alasan kesalahan perencanaan tidak dapat menjadi pembenaran atas kerusakan yang terjadi pada bangunan yang belum pernah dimanfaatkan.

“Kita tidak melihat perencanaan, yang kerjanya siapa? Kami dari fungsi pengawasan, miris hati kita. Kalau begini pola kerja orang yang dipercaya sebagai pengguna anggaran di daerah, wajar kami DPRD marah,” tegasnya.

Adnyana mengatakan, dari tampilan luar bangunan terlihat baik, tetapi kondisi bagian dalam justru jauh dari harapan.

“Kalau sampai rakyat melihat situasi di situ, mereka tidak mau tahu. Yang ingin mereka tahu kalau sudah seperti itu, siapa yang kerja, bagaimana pekerjaannya. Haknya Pemda menerima pekerjaan sesuai dengan kontrak dan anggaran. Artinya, dengan Rp8,7 miliar anggaran itu besar sekali,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia jasa dilakukan secara asal-asalan dan tidak boleh dibiarkan.

“Saya marah sekali saat peninjauan tadi. Makanya, kami Pansus sepakat tidak boleh dibiarkan orang yang kerja di Parigi Moutong asal-asalan, siapa pun dia,” pungkasnya.*

Tags: DPRD Parigi MoutongPansusPerpustakaan
ShareTweet
Previous Post

Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

Next Post

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

Artikel Lainnya

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026
Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

8 Juli 2026
Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

8 Juli 2026
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Bupati Erwin Fokus Benahi Pengelolaan APBD

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Bupati Erwin Fokus Benahi Pengelolaan APBD

8 Juli 2026
Pansus LHP BPK Soroti Lemahnya Sosialisasi Perda, Minta Tata Kelola Retribusi Dibenahi

Pansus LHP BPK Soroti Lemahnya Sosialisasi Perda, Minta Tata Kelola Retribusi Dibenahi

7 Juli 2026

Comments 2

  1. Ping-balik: DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK - Songulara
  2. Ping-balik: Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan - Songulara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026
Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

9 Juli 2026

Terpopuler

  • Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

    Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Temui Wamentan, Bupati Erwin Burase Bawa Pulang Sinyal Positif untuk Petani Parigi Moutong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik, Pemda Parigi Moutong akan Terima Kurang Salur DBH Rp60 M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In