PARIGI MOUTONG – Anggota DPRD Parigi Moutong, Candra Setiawan, menyoroti banyaknya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menghadiri berbagai kegiatan pemerintahan meski tidak berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) instansi yang dipimpinnya.
Sorotan tersebut disampaikan Candra dalam rapat Paripurna DPRD Parigi Moutong pada 6 Juli 2026. Menurut dia, kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong agar kehadiran kepala OPD dalam suatu kegiatan lebih efektif dan sesuai dengan kewenangannya.
“Sepanjang yang kami amati dan cermati, ada kegiatan yang hanya dibidangi oleh OPD tertentu, tetapi yang hadir justru lima sampai tujuh kepala OPD yang tidak berkaitan dengan urusan tersebut,” kata Candra.
Ia menegaskan, kehadiran banyak kepala OPD dalam satu kegiatan tidak menjadi persoalan apabila memang merupakan instruksi langsung dari Bupati Parigi Moutong.
“Kecuali Bupati meminta untuk hadir, tidak masalah. Tapi sepanjang tidak diminta, untuk apa hadir di satu kegiatan secara berjamaah,” ujarnya.
Karena itu, Candra meminta pemerintah daerah mengevaluasi sekaligus membatasi kehadiran kepala OPD pada kegiatan yang tidak berkaitan dengan bidang tugas masing-masing.
Ia mencontohkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang juga dihadiri sejumlah kepala OPD, meski tidak seluruhnya memiliki keterkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Ini biar kegiatan MTQ, kepala dinas yang tidak diperintahkan juga ikut hadir. Wajar kalau kita menghadiri acara keagamaan, tapi kapasitas hadir apakah sebagai umat beragama atau sebagai kepala dinas?” katanya.
Menurut Candra, persoalan tersebut menjadi perhatian DPRD karena kepala OPD yang menghadiri kegiatan menggunakan fasilitas milik pemerintah daerah. Oleh sebab itu, ia berharap ke depan kehadiran pejabat daerah dalam berbagai agenda pemerintahan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tugas masing-masing.
“Ini menjadi bagian dari evaluasi, karena di beberapa kegiatan kami dapati dan amati,” pungkasnya.*








Comments 2