Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkab Parigi Moutong Dorong Petani Durian Kantongi Sertifikasi GAP

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
31 Maret 2026
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
31 Maret 2026
Pemkab Parigi Moutong Dorong Petani Durian Kantongi Sertifikasi GAP

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya. Foto: IST

PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendorong petani durian untuk mengantongi sertifikasi Good Agricultural Practices (GAP) melalui serangkaian pendampingan dan penataan kebun di wilayah sentra produksi.

Upaya tersebut merupakan bagian dari kegiatan yang diinisiasi Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian melalui registrasi lahan dan kebun durian yang dilaksanakan pada 30 hingga 31 Maret 2026 di Kecamatan Parigi Selatan, Torue, dan Sausu.

Berdasarkan surat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Tengah, registrasi ini bertujuan mendata dan menata kebun durian sebagai langkah awal dalam pembinaan komoditas hortikultura agar memenuhi standar yang dipersyaratkan, termasuk sertifikasi GAP.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya, mengatakan sertifikasi GAP menjadi syarat utama bagi petani dan komoditas untuk memenuhi standar kelayakan.

Baca Juga

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

BRMP Sulteng Targetkan PM-AAS di 2.380 Hektare Sawah Parigi Moutong

LPAP El Capitan Indonesia Wacanakan Agenda Besar Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia

“Persyaratan ekspor itu, pohon dan petani wajib memiliki sertifikasi GAP. Dari situ dinilai layak atau tidaknya produk untuk ikut ekspor,” ujar Dadan, ditemui, Senin, 30 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah mengusulkan empat kelompok tani untuk mengikuti pelatihan guna memperoleh sertifikasi GAP. Pendampingan teknis juga dilakukan oleh tim Kementerian Pertanian untuk meningkatkan kapasitas petani dalam menerapkan standar budidaya yang baik.

“Selama tiga hari ke depan, tim dari Kementan akan melatih dan mendampingi petani. Sebenarnya sebelumnya sudah ada petani kita yang ikut pelatihan dan mendapatkan sertifikat GAP, itulah kenapa produk petani kita sudah mulai bisa ikut dalam skema ekspor,” terangnya.

Melalui registrasi kebun yang terstruktur dan pendampingan berkelanjutan, pemerintah berharap petani durian di Parigi Moutong dapat memenuhi standar GAP sehingga kualitas produksi semakin terjaga dan daya saing komoditas meningkat.*

Tag: durianGood Agricultural Practices (GAP)KementanKementanParigi MoutongPetani Durian
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Surplus Beras Parigi Moutong Dilirik BUMD DKI, Peluang Kerja Sama Lintas Daerah Terbuka

Sesudah

Pesan Erwin Burase : Fokus Kerja, Tidak Perlu Selalu Ikut Bupati

TerkaitPostingan

Banjir Berulang di Toribulu, BPBD Parigi Moutong Benahi Titik Rawan

Banjir Berulang di Toribulu, BPBD Parigi Moutong Benahi Titik Rawan

7 Oktober 2026
Erwin Burase Turun ke Huntara Sibalago, Penyelesaian Hunian Korban Banjir Dikebut

Erwin Burase Turun ke Huntara Sibalago, Penyelesaian Hunian Korban Banjir Dikebut

7 Oktober 2026
Erwin Burase Temui Petani Kasimbar, Keluhan Penyuluh dan Alsintan Mengemuka

Erwin Burase Temui Petani Kasimbar, Keluhan Penyuluh dan Alsintan Mengemuka

7 Oktober 2026
Pelantikan Pejabat Hasil Selter JPT Ditunda, Erwin Burase Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Pejabat Hasil Selter JPT Ditunda, Erwin Burase Tunggu Putusan PTUN

7 Oktober 2026
BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

3 Oktober 2026
Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026

Artikel Terkini

Banjir Berulang di Toribulu, BPBD Parigi Moutong Benahi Titik Rawan

Banjir Berulang di Toribulu, BPBD Parigi Moutong Benahi Titik Rawan

7 Oktober 2026
Erwin Burase Turun ke Huntara Sibalago, Penyelesaian Hunian Korban Banjir Dikebut

Erwin Burase Turun ke Huntara Sibalago, Penyelesaian Hunian Korban Banjir Dikebut

7 Oktober 2026
Erwin Burase Temui Petani Kasimbar, Keluhan Penyuluh dan Alsintan Mengemuka

Erwin Burase Temui Petani Kasimbar, Keluhan Penyuluh dan Alsintan Mengemuka

7 Oktober 2026
Pelantikan Pejabat Hasil Selter JPT Ditunda, Erwin Burase Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Pejabat Hasil Selter JPT Ditunda, Erwin Burase Tunggu Putusan PTUN

7 Oktober 2026
BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

3 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In