PARIGI MOUTONG – Kunjungan Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, ke Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, untuk menetapkan lima kecamatan sebagai kawasan transmigrasi, terpaksa ditunda. Lima kecamatan tersebut, di antaranya Ongka dan Moutong, telah dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong untuk dijadikan kawasan transmigrasi.
Penundaan kunjungan Mentrans terjadi pada Kamis, 11 Februari 2026. Rencananya, kunjungan akan dijadwalkan kembali pada bulan Maret 2026.
“Berdasarkan jadwal awal, kunjungan Bapak Mentrans ke Parigi Moutong sebenarnya hari ini. Tapi terpaksa ditunda dan akan dijadwalkan kembali di bulan puasa,” ujar Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Gerakan Tanam Jagung Jaksa Mandiri Pangan dan Desa Mandiri Pangan di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Kamis, 12 Februari 2026.
Menurut Erwin, penetapan lima kecamatan sebagai kawasan transmigrasi akan dilakukan langsung oleh Mentrans berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Parigi Moutong. Pemkab Parigi Moutong telah melakukan persiapan untuk mendukung penetapan tersebut.
Selain penetapan kawasan transmigrasi, kehadiran Mentrans juga akan menghadiri sejumlah kegiatan lainnya, antara lain penanaman indukan kakao, penanaman bibit, pelepasan ekspor durian, dan panen kelapa dalam.
“Masih banyak juga agenda kegiatan yang akan dihadiri Bapak Mentrans nanti,” tambah Erwin.*








