Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Konsisten Perluas Kepesertaan JKN, Parigi Moutong Raih UHC Award

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
29 Januari 2026
A A
Konsisten Perluas Kepesertaan JKN, Parigi Moutong Raih UHC Award

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menerima trofi dan piagam Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya di Jiexpo Convention Center, Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1). Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen Pemkab Parigi Moutong dalam memastikan akses layanan kesehatan melalui kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). (Foto: Bag. Prokopim)

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali meraih pengakuan nasional di bidang kesehatan setelah menerima Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya. Penghargaan tersebut diberikan karena dinilai berhasil memastikan sebagian besar penduduk terdaftar dan aktif sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, pada ajang Penganugerahan UHC Award 2026 yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan di Jiexpo Convention Center, Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Kegiatan tersebut juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi BPJS Kesehatan Republik Indonesia.

UHC Award 2026 diberikan kepada pemerintah daerah yang mampu menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui kepesertaan JKN yang luas dan aktif. Pada tahun ini, penghargaan tersebut dianugerahkan kepada 31 provinsi serta 397 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Baca Juga

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Bupati Erwin Fokus Benahi Pengelolaan APBD

BI Salurkan Rp12,24 Miliar Uang Layak Edar ke Lima Wilayah Kepulauan di Sulawesi Tengah

SIKIM Mangkrak Empat Tahun, Bupati Erwin Burase Siapkan Kerja Sama dengan Investor

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan Universal Health Coverage merupakan capaian luar biasa di tingkat global.

“Dalam waktu hanya 10 tahun, Indonesia mampu mencapai Universal Health Coverage. Ini adalah sebuah prestasi yang luar biasa. Berdasarkan studi internasional, Austria membutuhkan waktu 79 tahun, bahkan Jerman hingga 127 tahun,” ujar Ali Ghufron Mukti.

Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari peran aktif pemerintah daerah dalam memperluas kepesertaan JKN serta menjaga tingkat keaktifan peserta agar layanan kesehatan dapat diakses tanpa kendala biaya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan agar capaian Universal Health Coverage di daerah terus ditingkatkan dan tidak mengalami penurunan.

“Tidak boleh ada daerah yang UHC-nya menurun. Tahun depan yang masih kategori Madya harus naik menjadi Utama. Bagi yang sudah Utama, tidak ada pilihan lain selain fokus meningkatkan kualitas layanan kesehatannya,” tegas Muhaimin Iskandar.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyatakan bahwa raihan UHC Award 2026 Kategori Madya merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen daerah, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga partisipasi masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian awal kita semua, sekaligus menjadi dorongan moral untuk terus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat Parigi Moutong mendapatkan hak atas layanan kesehatan yang layak, inklusif, dan berkeadilan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan serta menjaga keberlanjutan program JKN sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai informasi, Universal Health Coverage merupakan kondisi ketika seluruh penduduk telah terdaftar sebagai peserta JKN dengan tingkat keaktifan yang baik, sehingga dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa risiko beban finansial.*

Tags: Bupati Erwin BuraseErwin BuraseJaminan Kesehatan Nasional (JKN)KesehatanUHC AWARD
ShareTweet
Previous Post

Karhutla di Parigi Tengah, Tiga Titik Api Terpantau Dekat TPA Jononunu

Next Post

Pemda Parigi Moutong Angkat 893 Tenaga Non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu

Artikel Lainnya

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

13 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026
Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026

Comments 1

  1. Ping-balik: Pemda Parigi Moutong Angkat 893 Tenaga Non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu - Songulara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

13 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026

Terpopuler

  • Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

    Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In