Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Ganti Nama Penerima, Penyaluran Beras Bantuan Pangan oleh Dinsos di Keluhkan

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
14 Agustus 2025
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
15 Desember 2025
Ganti Nama Penerima, Penyaluran Beras Bantuan Pangan oleh Dinsos di Keluhkan

PARIGI MOUTONG – Gara-gara nama penerima digantikan dengan orang yang tidak masuk dalam daftar, penyaluran bansos beras 20 kilogram bantuan pangan (Bapang) Bapanas RI, yang dilaksanakan Bulog dan Dinas Sosial (Dinsos) Parigi Moutong belum lama ini, dikeluhkan warga.

Pasalnya, sejumlah penerima bantuan yang umumnya adalah penerima bansos PKH dan bansos Sembako, mengaku tidak menerima bantuannya, karena namanya digantikan dengan orang lain.

Berdasarkan informasi yang masuk di redaksi Songulara.com sepekan terakhir, penyaluran bansos Bapang ini telah dilaksanakan disejumlah desa dan kelurahan di Parigi Moutong.

Selain ada penggantian nama penerima yang tidak sesuai dengan by name by address (BNBA), di beberapa desa juga ditemukan adanya pembagian beras yang tidak sesuai dengan jumlah seharusnya, dimana ada yang hanya diberikan 10 kilo dan bahkan ada yang kemasannya diganti menjadi ukuran 5 kilo.

Baca Juga

Bupati Erwin Burase Salurkan Santunan Duka Rp105 Juta untuk Korban Longsor di Tirtanagaya

11 Anggota Tagana Dinsos Parigi Moutong Terima Penghargaan

Sekab Beri Waktu Sebulan Himbara Tuntaskan Masalah Penyaluran Bansos

Adapun alasan penggantian nama ke bukan yang berhak ini dengan alasan tidak tinggal lagi di desa, lulus sebagai pegawai dengan perjanjian kerja (P3K) serta meninggal dunia.

Setelah dikonfirmasi penerima bersangkutan ke pemerintah setempat, alasan penggantian nama tersebut sudah sesuai dengan aturan yang diberikan dari Dinsos dan Bulog.

“Saya tanya bantuanku sama aparat desa, dorang bilang namaku so diganti dengan orang lain karena saya so tidak tinggal di desa. Pas saya tanya kenapa bisa begitu, dorang bilang itu sudah sesuai arahan orang Dinsos,” kata salah satu penerima yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Keluhan lain juga datang dari salah satu penerima yang bansosnya tidak diberikan, karena yang bersangkutan sudah lulus sebagai P3K.

“Saya tidak dikasi panggilan, katanya saya sudah lulus P3K. Saya tidak persoalkan kalau namaku bukan penerima, tapi dalam daftar ada namaku sebagai penerima. Kasian betul saya ini, SK P3K belum ada, gaji juga belum, ditambah beras yang seharusnya jadi hak ku juga tidak diberikan,” ujar penerima lainnya.

Berdasarkan penuturan sejumlah sumber itu, beras mereka akan diberikan kepada daftar pengganti yang sudah disiapkan dari data Dinsos Parigi Moutong.

Mereka juga menyayangkan praktek tersebut dan menduga pelaksanaannya tidak sesuai dengan juknis yang ada.

“Karena kitorang tanya apa alasannya, dorang cuma bilang itu sudah jadi aturan Dinsos dan Bulog,”.

Plt. Kepala Dinas Sosial Parigi Moutong, Try Nugrah Adyarta, yang dikonfirmasi terkait adanya sejumlah masalah penyaluran, mengaku belum mendapatkan informasi utuh seputar proses penyaluran Bapang.

“Saya belum menerima laporan terkait proses penyaluran yang dilaksanakan dilapangan. Saya cuma tau melalui dokumentasi yang dikirim grup. Begitu juga dengan masalah penggantian penerima,” kata Kepala Dinsos Parigi Moutong, Rabu (13/08).

Dirinya mengaku tidak mengetahui secara tehnis bagaimana juknis penyaluran bansos Bapang ini, karena yang mengetahui instansi tehnis yakni Badan Ketahanan Pangan.

Hanya saja terkait dengan tehnis penggantian penerima kata dia, itu berlaku buat warga yang sudah tidak tinggal didesa setempat serta yang meninggal dunia. Namun sebelum dilakukan penggantian, itu dilakukan verifikasi terlebih dahulu oleh pihak terkait, baru kemudian bantuannya disalurkan.

“Untuk secara tehnis, nanti saya akan meminta keterangan dari Bidang Fakir Miskin Dinsos bagimana dengan proses penggantian itu. Karena saat ini, teman-teman bidang sedang berada dilapangan dalam rangka penyaluran bansos,” ujarnya. Klid

Tag: BansosBansos PKHBulogDinsos Parigi Moutong
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Bapenda Parigi Moutong  Pacu Digitalisasi Pajak

Sesudah

Dana BOS Tak Cukup, Siswa SD di Parigi Moutong Tetap Harus Beli Buku LKS

TerkaitPostingan

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

16 Oktober 2026
Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

16 Oktober 2026
Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

16 Oktober 2026
Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

16 Oktober 2026
Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

16 Oktober 2026
Target PAD Parigi Moutong Naik 45,2 Persen, BLUD Puskesmas Jadi Andalan

Target PAD Parigi Moutong Naik 45,2 Persen, BLUD Puskesmas Jadi Andalan

16 Oktober 2026

Artikel Terkini

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

16 Oktober 2026
Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

16 Oktober 2026
Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

16 Oktober 2026
Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

16 Oktober 2026
Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

16 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In