Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Sulteng Miliki 7 Daerah Sentra Tanaman Hortikultura Bawang Merah

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
1 Juli 2022
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
1 Juli 2022

PALU – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah (Sulteng) Nelson Metubun, mengatakan wilayah setempat memiliki tujuh daerah sentra tanaman hortikultura bawang merah.

“Di antaranya Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Poso, Banggai, Sigi, Morowali, Donggala dan Kota Palu,” ungkap Nelson.

Menurutnya, khusus Kabupaten Parimo memiliki dua varietas lokal yang telah diakui oleh Kementerian Pertanian, yakni bawang merah Palasa dan Bawang Merah Tinombo yang banyak digunakan untuk bahan baku bawang goreng.

Komoditas lokal ini kata dia, diakui sebagai komoditas unggulan berdasarkan surat keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 480/Kt/LB.240/8/2004, tentang pelepasan varietas Palasa sebagai unggulan nasional.

Baca Juga

Panen Raya di Balinggi, Bupati Erwin Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Lahan Pertanian

Pemkab Parigi Moutong Salurkan 326,6 Ton Benih Padi M70D untuk 7.553 Petani

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

“Kami juga mendorong petani memperbanyak kelompok penangkar benih, supaya akses memperoleh benih lebih mudah tanpa harus mendatangkan dari luar daerah,” ucapnya.

Dia mengatakan, pihaknya hingga kini terus mempertahankan tingkat produksi bawang merah di tingkat petani, sebagai salah satu komoditas ekspor di wilayah setempat.

“Beberapa tahun terakhir bawang merah sudah menembus pasar ekspor. Pada 2022, kami mendorong petani meningkatkan jumlah produksi” kata dia.

Sasaran ekspor bawang merah umbi kering panen (UKP) asal Sulawesi Tengah, yakni Jepang dengan jumlah pengiriman kurang lebih 9 ton lebih pada 2021, berdasarkan data Balai Karantina Pertanian kelas II Palu.

Dorongan Pemprov Sulawesi Tengah atas peningkatan produksi katadia, melalui intervensi bantuan sarana dan prasarana pendukung, salah satunya yakni benih maupun sarana produksi (Saprodi) pertanian.

“Selain ekspor, bawang merah Sulawesi Tengah juga menyasar pasar domestik dengan daerah tujuan yakni Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua yang hingga kini masih konsisten dilakukan, termasuk komoditas tomat menyasar daerah tersebut,” ungkapnya.

Dia menyebut, strategi operasional peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura, yakni perluasan maupun optimalisasi areal tanam.

Kemudian, penggunaan benih unggul bersertifikat, termasuk penggunaan pupuk berimbang antara pupuk kimia, dan pupuk organik, penyediaan sarana irigasi serta, penguatan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) serta perbaikan budidaya.

“Strategi lainnya yakni antisipasi dampak perubahan iklim, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) serta pengendalian pascapanen sebagai upaya pengamanan produksi, termasuk penguatan kelembagaan, optimalisasi pelayanan penyuluhan serta pemanfaatan pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) pertanian,” tukasnya. *theopini.id

Tag: Bawang MerahDinas PertanianHortikultura dan PerkebunanPertanian
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Banggar DPRD Laporkan Hasil Pembahasan Raperda

Sesudah

Disperindag Tingkatkan SDM Sektor Industri Rumahan

TerkaitPostingan

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026
350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 77 km Tenggara CILACAP-JATENG

4 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 69 km TimurLaut KOBAGMA-PAPUAPGNGN

2 September 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 77 km Tenggara CILACAP-JATENG

4 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 69 km TimurLaut KOBAGMA-PAPUAPGNGN

2 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In