Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Inspektorat Pantau Pelaksanaan Dana BOS

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
16 September 2019
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
16 September 2019

PARIGI – Inspektorat Parigi Moutong tengah serius memantau penggunaan dan mendampingi proses pelaporan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Keseriusan ini dibuktikan dengan diundangnya puluhan sekolah yang ‘tidak patuh’ dalam pelaporan pertanggungjwaban dana BOS oleh inspektorat secara berkala.

Inspektur Inspektorat, Moh.Sakti L mengatakan, puluhan sekolah yang ada indikasi tidak patuh dalam hal penyelesaian laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS khususnya untuk TW I dan II, harus disikapi dengan tegas oleh Inspektorat, sehingga dana BOS tidak lagi menjadi temuan dalam audit BPK berikutnya.

“Kepada seluruh teman-teman kepala sekolah, sudah kami sampaikan  bahwa untuk  tidak main-main dengan dana BOS, tidak ada ruang untuk main-main, karena dalam situ pertanggung jawabannya sama dengan SKPD, dia masuk batang tubuh APBD sekarang jadi disini perlakuannya sama,” kata Sakti, baru baru ini.

Menurutnya, karena pelaporan penggunaan dana BOS TW I dan II sebelumnya masih ada sekolah yang terlambat, di waktu berikutnya Inspektorat berharap agar kepala sekolah menaruh perhatian serius dan patuh terhadap jadwal yang sudah ditetapkan.

Baca Juga

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

Sakti mengakui, tugas Inspektorat memang tidak mudah karena harus mendampingi 400-san sekolah namun pihaknya optimis lambat laun sekolah akan berusaha menyesuaikan diri menjadi lebih baik.

“Kami  memeriksa lima puluh empat sekolah  kemarin dari tanggal 29 juli sampai 15 agustus waktu itu tujuannya adalah memastikan bahwa  dana BOS itu bukan menjadi masalah lagi, yang menjadi permasalahan kemarin adalah dana BOS,” jelasnya.

Sakti mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sebelumnya, alasan sekolah yang terlambat menyampaikan laporan pertanggungjawabanya disebabkan beberapa faktor, diantaranya uang tersebut terlambat masuk ke rekening sekolah sehingga terjadi hutang piutang. Namun kata Sakti soal lambat uang masuk itu memang menjadi masalah nasional sehingga hal tersebut tidak boleh dijadikan dalih.

“Jadi masalahnya tidak patuh karena yang biasa belanjanya kepala sekolah  atau guru, bendahara yang buat laporannya.  Jangan kalian belanja bendahara yang buat laporannya tapi  bukti belanja kamu tidak sampaikan ke bendahara , kemudian bendahara harus proaktif juga kan  punya tanggung jawab  kalau ada barang tanyalah kepada siapa pembelinya kepala sekolahkah atau siapa, guru siapa dimiinta tolong belanja mana buktinya masa belanja fotokopi misalnya belanja kertas  HVS ditoko ATK masa tidak ada kwitansi toko dibuatkan laporan pertanggung jawabannya buatkan SPJnya kalau betul dibuat berdasarkan nota yang ada,” urainya.

Lanjut Sakti, BOP yang dihitung berdasarkan jumlah siswa terbilang besar untuk dikelolah sekolah. Sehingga kepatuhan dalam penggunaan dan pelaporan dana BOS akan mempengaruhi laporan keuangan daerah.

“Kalau tidak taat tidak patuh melakukan pertanggung jawaban  itukan bisa menjadi masalah  karena kita perlakukan ini seperti dana di OPD, kalau BPK masuk yang ditanya ini uang bermanfaat atau tidak, dibelanjakan atau tidak, kalau dibelanjakan diliat bukti, bisa telusuri kalau tidak benar. Maka perintahnya satu, kembalikan,” tandasnya.

Sakti menambahkan, negara tidak akan main-main jika menemukan ada anggaran yang dugunakan tidak seusai peruntukannya. Sekolah dipastikan diminta untuk mengembalikan ke kas Negara. Itulah sebabnya kata dia, kepatuhan dalam pelaporan dana BOS adalah wajib agar tidak menjadi temuan dalam pemeriksaan dikemudian hari.

 

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Disdikbud Lakukan Pendampingan Pendidikan Keluarga

Sesudah

Disdikbud Lakukan Pendampingan PAUD

TerkaitPostingan

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

16 Oktober 2026
Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

16 Oktober 2026
Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

16 Oktober 2026
Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

16 Oktober 2026
Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

16 Oktober 2026
Target PAD Parigi Moutong Naik 45,2 Persen, BLUD Puskesmas Jadi Andalan

Target PAD Parigi Moutong Naik 45,2 Persen, BLUD Puskesmas Jadi Andalan

16 Oktober 2026

Artikel Terkini

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

Parigi Moutong Siapkan Strategi Jemput Sampel Dahak untuk Deteksi TBC

16 Oktober 2026
Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

Pemeriksaan TBC di Parigi Moutong Baru 46 Persen, Pemkab Bidik 80 Persen

16 Oktober 2026
Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

Anwar Hafid Minta Bupati Awasi MBG di Wilayah 3T, Laporan Tertulis Jadi Sorotan

16 Oktober 2026
Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

Erwin Burase Lantik 18 Pejabat Eselon II Parigi Moutong, Ini Daftar Lengkapnya

16 Oktober 2026
Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

Erwin Burase Ancam Nonjob Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Bisa dalam Tiga Bulan

16 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In