PARIGI MOUTONG – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong menjabarkan visi pembangunan daerah Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan melalui Gerakan Membangun (Gerbang) Desa ke dalam sejumlah program prioritas yang dirangkum dalam konsep Enam Bersama.
Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, SKM, M.Kes mengatakan penjabaran tersebut dilakukan agar visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong dapat diterjemahkan secara teknis melalui program kerja organisasi perangkat daerah (OPD).
“Lima misi ini, jika kita dengarkan, sangat selaras dengan apa yang selalu dikampanyekan Pak Bupati dulu, yaitu Empat Pilar. Pilar-pilar tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pemerintahan,” ujar Irwan kepada sejumlah awak media, Senin, 9 Maret 2026.
Ia menjelaskan, visi pembangunan daerah tersebut kemudian diturunkan ke dalam lima misi utama yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian lingkungan hidup, serta penguatan tata kelola pemerintahan.
Menurut Irwan, untuk memastikan program Gerbang Desa tidak hanya menjadi slogan, pemerintah daerah melakukan penjabaran lebih lanjut melalui enam program aksi yang dikenal dengan istilah Enam Bersama.
Irwan merinci, enam program tersebut meliputi Sejahtera Bersama yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, Lancar Bersama untuk pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah.
Selain itu, terdapat Sehat Bersama yang mendorong transformasi layanan kesehatan, serta Cerdas Bersama yang diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Program lainnya adalah Harmoni Bersama yang menitikberatkan pada pengelolaan lingkungan hidup dan kebencanaan, serta Berintegrasi Bersama yang bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan dan efisiensi birokrasi.
“Keempat pilar ini kita implementasikan melalui tagline utama Gerbang Desa, namun kita jabarkan lagi menjadi Enam Bersama. Di dalam setiap pilar yang kita pecah menjadi poin ‘Bersama’ itu, masing-masing sudah memiliki program prioritasnya sendiri,” pungkasnya.*








