Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

DPRD Parigi Moutong Dukung PSN NEPIE, Minta Ganti Rugi Lahan dan Tenaga Kerja Lokal Dipastikan

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
3 Februari 2026
A A
DPRD Parigi Moutong Dukung PSN NEPIE, Minta Ganti Rugi Lahan dan Tenaga Kerja Lokal Dipastikan

Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto. Foto: IST

PARIGI MOUTONG – Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto, menyatakan dukungannya terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Neo Energi Parimo Industrial Estate (NEPIE) yang ditetapkan pemerintah pusat di Desa Siniu, Kecamatan Siniu, pada Oktober 2024. Namun, dukungan tersebut disertai sejumlah catatan penting yang harus diselesaikan sebelum kawasan industri itu beroperasi penuh.

Sayutin menegaskan, persoalan ganti rugi lahan warga dan jaminan pemanfaatan tenaga kerja lokal menjadi syarat utama yang harus dituntaskan. Ia menekankan agar seluruh lahan yang masuk dalam kawasan PSN benar-benar diselesaikan secara bertanggung jawab oleh pihak perusahaan.

“Kami meminta seluruh lahan yang masuk kawasan PSN di Desa Siniu wajib diselesaikan. Siapa pun perusahaan yang melakukan pembukaan lahan PSN tersebut, harus bertanggung jawab penuh,” tegas Sayutin di Parigi, Senin, 2 Februari 2026.

Baca Juga

DPRD Soroti Minimnya Kehadiran OPD dalam Pembahasan LHP BPK

Pansus LHP BPK Dibentuk, DPRD Parigi Moutong Targetkan Pembahasan Tepat Waktu

Layanan Dinilai Lamban, Muhammad Basuki Kritik RSUD Anuntaloko Parigi

Ia menyebutkan, apabila masih terdapat persoalan ganti rugi lahan, Pemerintah Daerah (Pemda) bersama DPRD Parigi Moutong perlu segera mengambil langkah konkret, termasuk melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk mencari solusi bersama.

Dalam kesempatan itu, Sayutin juga menyoroti kejelasan status PT Anugerah Tambang Smelter (ATS) yang disebut menggantikan PT Anugerah Industri Teknik Industri (ATHI) di kawasan industri Desa Siniu. Padahal, sebelumnya PT ATHI telah melakukan kesepakatan ganti rugi lahan dengan warga, tetapi hingga kini belum sepenuhnya tuntas.

“Yang kami tahu menggarap lahan kawasan industri di sana hanya PT ATHI, bukan yang lain. Kalau pun ada take over, soal itu kami tidak mau tahu. Yang penting, hak masyarakat harus diselesaikan,” ujarnya.

Menurut Sayutin, persoalan tersebut membutuhkan sikap tegas dan penjelasan terbuka dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar penyelesaiannya tidak merugikan masyarakat di sekitar kawasan industri.

Selain masalah lahan, ia juga menekankan pentingnya komitmen perusahaan dalam menyerap tenaga kerja lokal. Ia meminta agar pemerintah daerah dan pihak perusahaan membuat kesepakatan tertulis mengenai hal tersebut.

“Perusahaan harus menjamin pemanfaatan tenaga kerja lokal dengan kuota minimal 60 persen,” katanya.

Untuk mendukung kebijakan itu, Sayutin mendorong Pemda Parigi Moutong menyiapkan sekolah menengah atas berbasis vokasi atau advokasi guna mencetak sumber daya manusia yang siap bekerja di kawasan industri.

Sebagai langkah awal, DPRD Parigi Moutong akan menemui Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, untuk menyepakati jadwal pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Tengah guna membahas secara khusus PSN NEPIE.

Sayutin menegaskan, DPRD Parigi Moutong pada prinsipnya mendukung pengelolaan smelter yang ramah lingkungan. Ia menilai keberadaan kawasan industri tersebut berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta mempercepat pembangunan di Parigi Moutong.

“Lapangan kerja akan terbuka. Anak-anak daerah bisa bekerja di kawasan industri ini, asalkan ada kesepakatan dan jaminan yang jelas antara pemerintah daerah dan perusahaan,” pungkasnya.*

Tags: DPRD Parigi MoutongNeo Energy Parimo Industrial Estate (NEPIE)Proyek Strategis Nasional (PSN)Sayutin Budianto
ShareTweet
Previous Post

Antisipasi Karhutla, BPBD Parigi Moutong Siapkan Posko di Lokasi Strategis

Next Post

Dinkes Parigi Moutong Siapkan Tim Kesehatan Antisipasi Dampak Karhutla

Artikel Lainnya

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026
Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

6 Februari 2026
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

6 Februari 2026
Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Ikut Revitalisasi 2026

Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

6 Februari 2026
Disdikbud Parigi Moutong Lanjutkan Program Listrik Masuk Sekolah untuk Sekolah Terpencil

Disdikbud Parigi Moutong Lanjutkan Program Listrik Masuk Sekolah untuk Wilayah Terpencil

6 Februari 2026

Comments 1

  1. Ping-balik: Dinkes Parigi Moutong Siapkan Tim Kesehatan Antisipasi Dampak Karhutla - Songulara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026
Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

6 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parigi Moutong Borong Penghargaan Nasional Berkat Tata Kelola Desa dan Hukum Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tenggat Habis, Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Masih Menggantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In